On the Job Training (OJT) Pelatihan Matematika GEMBIRA

Luring (Sekolah Calon Fasda)

21 Apr 2026 - 25 Apr 2026

Rekap Hasil Instrumen Supervisi


Total: 14 Responden
1 Petugas Supervisi
2 Fasilitator
3 Kab/Kota
4 Tanggal Pelaksanaan Supervisi
  • "2026-04-20"
  • "2026-04-22"
  • "2026-04-20"
  • "2026-04-21"
  • "2026-04-23"

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

5 Tempat Pelaksanaan Supervisi
  • "SD Negeri 1 Kuala Kurun"
  • "TKN Pembina Selat Hulu"
  • "Balai Penataran Guru Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur"
  • "SDN Pulang Pisau 3"
  • "TK Eka Cahaya Kuala Pembuang II"

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

6 A. PRA OBSERVASI
7 Fasnas memahami tujuan pelaksanaan OJT Matematika GEMBIRA
8 Perangkat pembelajaran disusun sesuai alur
9 Tujuan pembelajaran dirumuskan dengan jelas
10 Langkah pembelajaran selaras dengan tujuan pembelajaran
11 Asesmen pembelajaran disusun sesuai tujuan
12 Media pembelajaran disiapkan sesuai materi
13 Bahan ajar disiapkan dengan baik
14 Jadwal pelaksanaan OJT disusun secara sistematis
15 Kelas dan lingkungan belajar disiapkan dengan baik
16 Fasda memahami prinsip pembelajaran Matematika GEMBIRA
17 Catatan Pra Observasi
  • "Pra observasi dilaksanakan sebelum OJT dimulai dengan melakukan wawancara dan memeriksa kesiapan materi, ruang pelaksanaan OJT, strategi yang akan diterapkan"
  • "Secara Persiapan tergolong Baik, karena Petugas sudah berkoordinasi dengan melakukan wawancara dan memeriksa kesiapan materi, ruang pelaksanaan OJT, strategi yang akan diterapkan Fasnas dan Fasda terkait waktu dan tempat pelaksanaan, kesiapan kelas dan apa Agenda kegiatan saat OJT berlangsung. Dari Laporan Fasnas ada 3 orang Fasda yang mengundurkan diri tidak hadir saat OJT berlangsung disebabkan lokasi Fasda yang bersangkutan (diluar ibukota kabupaten) relatif jauh dari lokasi tempat pelaksanaan OJT."
  • "Peserta Cafasda melaksanakan persiapan pembelajaran dengan pendekatan Matematika Gembira yang menekankan pada suasana belajar yang aktif, bermakna, dan menyenangkan. Kegiatan diawali dengan apersepsi yang mengaitkan materi dengan pengalaman sehari-hari murid. Pada kegiatan inti, peserta memfasilitasi eksplorasi konsep melalui aktivitas kontekstual dan penggunaan media konkret/sederhana. Peserta terlihat terlibat dalam diskusi kelompok dan mencoba menyelesaikan masalah secara mandiri maupun kolaboratif.Secara umum, peserta telah menunjukkan persiapan dengan kemampuan yang baik dalam menerapkan pendekatan Matematika Gembira untuk setiap alur GEMBIRA (Galidan Explorasi, Muat Konten, Buat Aktivitas dan Ikuti Pemikiran siswa serta Rayakan dan Akhir) semuat termuat dalam rancangan pembelajaran Cafasda. Meskipun dalam waktu yang singkat semua peserta sudah menyiapkan bahan dengan lengkap"
  • "Secara umum, berdasarkan hasil pra-observasi melalui wawancara, persiapan OJT 1 Matematika Gembira tergolong baik, karena petugas telah melakukan koordinasi dengan memeriksa kesiapan materi, ruang pelaksanaan, serta strategi yang akan diterapkan oleh Fasilitator Nasional (Fasnas) dan Fasilitator Daerah (Fasda) terkait waktu dan tempat kegiatan. Selain itu, kesiapan kelas dan agenda pelaksanaan OJT juga telah direncanakan dengan cukup jelas seseuai dengan jadwal. Seluruh Fasda yang berjumlah 5 orang hadir, menunjukkan komitmen dan kesiapan tim dalam mendukung kelancaran pelaksanaan OJT."
  • "Persiapan kegiatan OJT Pelatihan Matematika Gembira bagi Guru TK dan Sekolah Dasar di TK Eka Cahaya Kuala Pembuang II Kabupaten Seruyan baik, karena petugas telah melakukan koordinasi dengan memeriksa kesiapan materi, ruang pelaksanaan, serta strategi yang akan diterapkan oleh Fasilitator Nasional (Fasnas) dan Fasilitator Daerah (Fasda) terkait waktu dan tempat kegiatan. Selain itu, kesiapan kelas dan agenda pelaksanaan OJT juga telah direncanakan dengan cukup jelas seseuai dengan jadwal. Seluruh Fasda yang berjumlah 6 orang hadir,"

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

18 B. OBSERVASI
19 1. Pelaksanaan Pembelajaran
20 Pembelajaran dilaksanakan dengan suasana menyenangkan
21 Fasnas membuka pembelajaran dengan baik
22 Fasnas menyampaikan tujuan pembelajaran
23 Fasnas menggunakan media pembelajaran secara efektif
24 Fasnas mengelola waktu pembelajaran dengan baik
25 Fasnas mengelola kelas secara efektif
26 2. Penerapan Sintaks Gembira
27 Gali dan Eksplorasi dilakukan dengan baik
28 Muat Konten disampaikan dengan jelas
29 Muat Aktivitas dilaksanakan secara aktif
30 Ikuti Pemikiran Murid dilakukan dengan baik
31 Rayakan dan Akhiri dilakukan dengan efektif
32 3. Penerapan Pembelajaran Mendalam
33 Penerapan tiga pengalaman pembelajaran adalah proses pembelajaran yang dirancang agar peserta didik mengalami tiga jenis pengalaman belajar, yaitu: 1. Mengalami (Experiencing), 2. Berinteraksi (Interacting), 3. Merefleksi (Reflecting), Ketiga pengalaman ini dilakukan secara berurutan dan terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran sehingga peserta didik memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
34 Maksud dari penerapan prinsip pembelajaran adalah memastikan bahwa proses pembelajaran: Dilaksanakan secara bermakna, Mendorong keterlibatan aktif peserta didik, Menciptakan suasana menyenangkan, Membantu peserta didik memahami konsep secara mendalam, Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir dan bereksplorasi, Dengan kata lain, yang dinilai bukan hanya langkah pembelajaran, tetapi kualitas proses pembelajaran.
35 Penerapan kerangka pembelajaran adalah pelaksanaan pembelajaran yang mengikuti struktur atau susunan pembelajaran yang sistematis, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, sehingga kegiatan pembelajaran berjalan secara terarah dan mencapai tujuan yang diharapkan. Kerangka pembelajaran berfungsi sebagai panduan alur pembelajaran, sehingga setiap kegiatan yang dilakukan memiliki tujuan yang jelas dan saling berkaitan. Dalam konteks Pembelajaran Mendalam, kerangka pembelajaran biasanya menekankan keterkaitan antara: 1. Tujuan pembelajaran, 2. Kegiatan pembelajaran, 3. Asesmen pembelajaran,
36 Aktivitas pembelajaran mendorong partisipasi siswa
37 4. Kolaborasi dan Interaksi
38 Interaksi antara Fasda dan Fasnas berlangsung baik
39 Kolaborasi dengan Fasda berjalan dengan baik
40 Fasda terlihat aktif dalam kegiatan pembelajaran / On The Job Training
41 Catatan Observasi (Tuliskan gambaran pelaksanaan observasi)
  • "Pelaksanaan pendampingan OJT berjalan dengan baik, terlihat kolaborasi antara fasilitator nasional dan fasilitator daerah/ peserta cukup baik. Fasilitator menerapkan pembelaran mendam dengan sintaks Matematiks GEMBIRA"
  • "Agenda kegiatan OJT: (berlangsung tertib dan sesuai tujuan agenda kegiatan yg disepakati) Awal: Petugas Pendamping, Fasnas dan Fasda berada di lokasi kegiatan TKN Pembina Selat Hulu 07.00 Wib; Perkenalan/perbincangan dengan Kepala Sekolah, Cek Kesiapan Kelas sudah representatif (tersedia jaringan listrik, Media Pembelajaran (laptop, LCD). Inti: MC Pembukaan: Fasnas (Penjelasan Teknis Pelaksanaan OJT) Sambutan; Kepala Sekolah TKN Pembina Selat Hulu danPetugas BGTK Kalteng Doa Kegiatan Inti: Presentasi oleh setiap Fasda, masukan dan arahan dari rekan Fasda dan penguatan Umpan Balik dari Fasnas"
  • "Pelaksanaan OJT menunjukkan bahwa keenam peserta (Calon Fasilitator Daerah) dari jenjang PAUD dan SD Fase A mampu melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan Matematika Gembira secara aktif, partisipatif, dan berpusat pada murid. Cafasda memperlihatkan suasana kelas yang menyenangkan, interaktif, serta mendorong keberanian murid dalam bereksplorasi dan menyampaikan ide. Kalau dilihat dari Alurnya mulai dari 1. Gali dan Eksplorasi Peserta mampu memulai pembelajaran dengan menggali pengalaman awal murid melalui pertanyaan pemantik dan konteks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Murid terlihat antusias dalam merespon dan terlibat aktif dalam kegiatan eksplorasi awal. 2. Muat Konten Peserta menyajikan materi secara bertahap dan kontekstual. Konsep matematika dikenalkan melalui media konkret dan situasi nyata sehingga membantu murid membangun pemahaman secara bermakna. 3. Buat Aktivitas Peserta merancang aktivitas yang bervariasi, seperti permainan sederhana, diskusi kelompok, dan penggunaan alat peraga. Aktivitas tersebut mampu mendorong keterlibatan aktif seluruh murid serta memberikan kesempatan untuk mencoba dan menemukan konsep secara mandiri. 4. Ikuti Pemikiran Siswa Peserta menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengikuti alur berpikir murid. Respon terhadap jawaban murid dilakukan secara positif dan terbuka, serta mendorong murid untuk menjelaskan alasan atau strategi yang digunakan. 5. Rayakan dan Akhiri Peserta menutup pembelajaran dengan memberikan apresiasi terhadap usaha dan hasil kerja murid. Kegiatan refleksi dilakukan untuk mengetahui pemahaman murid serta memperkuat konsep yang telah dipelajari. Keenam Calon Fasilitator Daerah (PAUD dan SD Fase A) telah menunjukkan kompetensi yang baik dalam menerapkan pendekatan Matematika Gembira melalui alur GEMBIRA secara konsisten. Pembelajaran berlangsung aktif, menyenangkan, dan berpusat pada murid, sehingga berpotensi kuat untuk dikembangkan lebih lanjut dalam praktik fasilitasi di daerah."
  • "Agenda kegiatan OJT berlangsung tertib, sistematis, dan sesuai dengan tujuan yang telah disepakati. Pada tahap awal, petugas pendamping, Fasilitator Nasional (Fasnas), dan seluruh Fasilitator Daerah (Fasda) telah hadir di lokasi kegiatan SDN Pulang Pisau 3, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kesiapan kelas yang menunjukkan kondisi sudah representatif, ditandai dengan tersedianya jaringan listrik serta media pembelajaran seperti laptop dan LCD yang berfungsi dengan baik. Penataan ruang juga cukup kondusif untuk mendukung interaksi peserta. Selanjutnya, Fasnas bertindak sebagai MC dengan menyampaikan penjelasan teknis pelaksanaan OJT secara jelas, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SDN Pulang Pisau 3 dan petugas BGTK Kalimantan Tengah, serta doa sebagai pembuka kegiatan inti. Pada kegiatan inti, setiap Fasda mempresentasikan hasil diseminasi dan praktik baik yang telah dilakukan, khususnya terkait implementasi pembelajaran Matematika Gembira. Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya masukan, diskusi, dan arahan dari sesama Fasda yang memperkaya pemahaman bersama. Fasnas kemudian memberikan penguatan dan umpan balik yang konstruktif, baik dari segi materi, strategi penyampaian, maupun pengelolaan pembelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar dan menunjukkan kolaborasi yang baik antar peserta, sehingga tujuan OJT dalam meningkatkan kompetensi fasilitator dapat tercapai secara optimal."
  • "Agenda kegiatan OJT berlangsung sesuai dengan tujuan agenda kegiatan yg disepakati Petugas Pendamping, Fasnas dan Fasda berada di lokasi kegiatan TK Eka Cahaya Kuala Pembuang II Pukul 07.00 Wib kemudian Perkenalan/perbincangan singkat dengan Kepala Sekolah serta melakukan pengecekan Kesiapan Kelas sudah representatif (tersedia jaringan listrik, Media Pembelajaran (laptop, LCD). Fasnas membuka Kegiatan dan mempersilakan Fasda melakukan Presentasi materi Pembelajaran yang mereka buat. Presentasi oleh setiap Fasda diberi masukan dan arahan dan penguatan Umpan Balik dari Fasnas""

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

42 C. PASCA OBSERVASI
43 1. Refleksi Pembelajaran
44 Fasnas melakukan refleksi setelah pembelajaran
45 Praktik baik dalam pembelajaran diidentifikasi
46 Kesulitan selama pembelajaran diidentifikasi
47 Solusi terhadap kesulitan dirumuskan
48 Kepala sekolah memberikan dukungan
49 Guru sejawat memberikan dukungan
51 OJT berdampak pada peningkatan kompetensi Fasda
52 Fasda menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL)
53 Hasil refleksi digunakan sebagai dasar perbaikan
54 Fasnas memiliki rencana pengembangan pembelajaran berikutnya
55 D. REKOMENDASI HASIL SUPERVISI
56 Kekuatan Pembelajaran
  • "Dalam melaksanakan pendaempingan/fasilitasi terlihat sangat bersemangat dan memotifasi peserta"
  • "- Perlu kesiapan PPT dari Percaya Diri setiap Fasda saat presentasi - tersedianya jaringan listrik, LCD, Hotspot internet pribadi"
  • "Kekuatan pembelajaran dalam pelaksanaan On The Job Training Pelatihan Matematika GEMBIRA yang dilaksanakan oleh Casda Matematika GeMBIRA yang ada di Kabupaten Kotawaringin adalah adanya motivasi, kemauan dan kolaborasi antara peserta Cafasda antara sesama Cafasda. Cafasda memperlihatkan upaya mereka dalam mengimplementasikan Matematika GEMBIRA semaksimal mungkin itu terlihat dari saat mereka mempresentasikan hasil implementasi dilapangan secara detai dan terstruktur untuk semua bahan ajar"
  • "Kekuatan pembelajaran dalam pelaksanaan OJT terletak pada kesiapan peserta (Fasda) yang cbaik dalam menyampaikan materi, didukung dengan kepercayaan diri saat presentasi serta kemampuan berkolaborasi melalui diskusi dan saling memberi umpan balik. Selain itu, ketersediaan sarana dan prasarana seperti jaringan listrik, LCD, dan akses internet turut menunjang kelancaran dan interaktivitas pembelajaran. Proses kegiatan yang partisipatif, adanya praktik baik yang dibagikan, serta penguatan dari Fasnas menjadi faktor penting dalam meningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta, sehingga pembelajaran berlangsung lebih bermakna dan berdampak."
  • "Adanya motivasi antara Fasda dan Fasnas. Fasda memperlihatkan upaya mereka dalam mengimplementasikan Matematika GEMBIRA dengan maksimal dan Fasnas memberikan masukan ketika terdapat kekurangan pada materi Fasda."

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

57 Hasil yang perlu ditingkatkan
  • "Alokasi waktu perlu dioptimalkan agar potensi peserta/fasilitator daerah lebih tergali dengan maksimal."
  • "Relevansi RTL yg disusun dengan PPT Modul Pembelajaran yang dibuat dan dipaparkan oleh Fasda Masukan dan umpan Balik dari Fasnas untuk rekomendasi penyempurnaan/perbaikan yang selanjutnya nanti akan diupload di link hasil OJT. Agendakan dan perbanyak waktu diseminasi ke rekan sejawat di satuannya masing-masing. dengan melakukan wawancara dan memeriksa kesiapan materi, ruang pelaksanaan OJT, strategi yang akan diterapkan""
  • "Perlunya manajemen waktu pembelajaran, agar setiap tahapan alur GEMBIRA dapat terlaksana secara seimbang. Penggunaan asesmen formatif, khususnya dalam memantau pemahaman murid selama proses berlangsung. Pemanfaatan konteks lokal, agar pembelajaran lebih bermakna dan dekat dengan pengalaman murid."
  • "Hasil yang perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan OJT ini adalah penyelarasan antara Rencana Tindak Lanjut (RTL) dengan modul ajar dan bahan presentasi (PPT) yang disusun oleh Fasda, sehingga materi yang dipaparkan lebih relevan, sistematis, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Selain itu, kualitas penyajian materi masih perlu diperkuat, baik dari segi kejelasan alur, kedalaman konten, maupun penggunaan media yang lebih menarik dan interaktif. Pemanfaatan waktu juga perlu dioptimalkan, khususnya dalam kegiatan diseminasi agar memberikan ruang yang cukup bagi diskusi, refleksi, dan umpan balik. Di samping itu, tindak lanjut dari hasil OJT seperti penyempurnaan dokumen dan pengunggahan hasil kerja perlu dilakukan secara lebih terstruktur dan tepat waktu, sehingga hasil pelatihan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan di satuan pendidikan masing-masing."
  • "Alokasi waktu perlu dioptimalkan agar potensi peserta/fasilitator daerah lebih tergali dengan maksimal."

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

58 Rekomendasi perbaikan
  • "optimslisasi waktu fasilitasi/pendampingan"
  • "untuk BGTK: perlu alokasi anggaran utnuk Fasda (transort, UH) dan penginapan (utk peserta diluar ibukota kabupaten) Fasnas: Penguatan Pembekalan penysusnan RTL yang mengacu pada Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam kepada Fasda Fasda: Inovasi Penyusunan dan kesesuaian PPT dengan Modul ajar pada RTL yg disusun dan perbanyaka alokasi waktu pelaksanaan diseminasi di satuan Pendidikan nya masing-masing."
  • "Peserta cafasda perlu meningkatkan kualitas pertanyaan pemantik dan pertanyaan lanjutan yang mendorong berpikir kritis. Cafasda perlu mengembangkan aktivitas yang lebih bervariasi dan berdiferensiasi. Cafasda juga sebaiknya memperkuat praktik refleksi sebagai bagian penting dari pembelajaran mendalam. Untuk kedepannya cafasda sebaiknya melakukan perencanaan yang lebih rinci terkait alur waktu dan tujuan pembelajaran."
  • "Rekomendasi perbaikan dalam pelaksanaan OJT ini meliputi beberapa aspek penting. Bagi BGTK, diperlukan dukungan berupa alokasi anggaran yang memadai untuk Fasda, mencakup transportasi, uang harian, serta penginapan bagi peserta yang berasal dari luar ibu kota kabupaten, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih optimal dan merata. Bagi Fasnas, perlu dilakukan penguatan pembekalan terutama dalam penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang mengacu pada Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam, agar Fasda memiliki panduan yang lebih jelas dan terarah dalam mengimplementasikan hasil pelatihan. Sementara itu, bagi Fasda, diperlukan peningkatan inovasi dalam penyusunan materi, khususnya dalam memastikan kesesuaian antara PPT dengan modul ajar yang digunakan dalam RTL. Fasda juga disarankan untuk memperbanyak alokasi waktu dalam kegiatan diseminasi di satuan pendidikan masing-masing, sehingga praktik baik yang diperoleh selama OJT dapat tersampaikan secara lebih luas dan mendalam kepada rekan sejawat. Selain itu, penting untuk terus melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan berdasarkan umpan balik yang telah diberikan, guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan dampaknya terhadap peserta didik."
  • "Untuk Semua Fasda sudah menampilkan materi pembelajaran namun belum menampilkan Modul Pembelajarannya ke depannya untuk Modul pemebelajaran dapat diselipkan pada laporan untuk BGTK:perlu alokasi anggaran untuk Fasda (transport dan Uang Harian)"

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

59 E. DOKUMENTASI
60 Sematkan tautan google drive foto pra observasi
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1TboV0nXotipScVoSWKGtUEayBxonItjZ"
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1M3PFzmTyQrrc1g_o7D_p9xJNPVcoIaEs?usp=sharing"
  • "https://drive.google.com/file/d/1pvT9GVLwUQwQbsQHZWdgVVKAL3RJiKS5/view?usp=sharing"
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1IA-hVXV3r6ratygXKf89fBP34YPFX_pr?usp=sharing"
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1TKpFStD1XAMqheZKyFVGL5yFD7kWnGD-?usp=sharing"

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

61 Sematkan tautan google drive foto saat observasi
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1TboV0nXotipScVoSWKGtUEayBxonItjZ"
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1a6U74wQOcB87y1g3NJfdNtWU8kvm1NrL?usp=sharing"
  • "https://drive.google.com/file/d/1F4NFb0TfToo3QFuL-vrF8g-z9KGmQORB/view?usp=sharing"
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1IA-hVXV3r6ratygXKf89fBP34YPFX_pr?usp=sharing"
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1WVjyJeLPsg1sI-mKBOFuZtE8rxOcicR6?usp=sharing"

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

62 Sematkan tautan google drive foto pasca observasi
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1TboV0nXotipScVoSWKGtUEayBxonItjZ"
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1mG47EMu6kHNm5Q1QZzVFxQr5l5zGtuys?usp=sharing"
  • "https://drive.google.com/file/d/1UyS-BRCmUE4lAbuxbnMejxH1KF7fsF0k/view?usp=sharing"
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1IA-hVXV3r6ratygXKf89fBP34YPFX_pr?usp=sharing"
  • "https://drive.google.com/drive/folders/1_SNq_QiE-yyllas8_WQ1dWmLNMXUZqTA?usp=sharing"

+ 9 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

Kesimpulan dari AI

📊 Rangkuman Hasil Analisis Kegiatan Supervisi On the Job Training (OJT) 1 Matematika GEMBIRA dilaksanakan di 14 Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Tengah dengan melibatkan 14 responden. Secara umum, persiapan dan pelaksanaan kegiatan berada pada kategori sangat baik, di mana Fasilitator Nasional (Fasnas) menunjukkan tingkat pemahaman materi yang tinggi dan dukungan dari pihak satuan pendidikan (Kepala Sekolah dan guru sejawat) sangat masif. Namun, terdapat variasi pada kesiapan Calon Fasilitator Daerah (Cafasda), terutama dalam penguasaan teknologi informasi (IT) dan pemahaman mendalam terhadap prinsip Matematika GEMBIRA.

No Pertanyaan SM/SS (%) M/S (%) CM/CS (%) KM/KS (%) STP/STS (%)
1 Fasnas memahami tujuan OJT 71.43 21.43 7.14 0 0
2 Perangkat pembelajaran sesuai alur 71.43 28.57 0 0 0
3 Tujuan pembelajaran dirumuskan jelas 71.43 21.43 7.14 0 0
4 Langkah pembelajaran selaras tujuan 71.43 28.57 0 0 0
5 Asesmen pembelajaran sesuai tujuan 71.43 21.43 7.14 0 0
6 Media pembelajaran sesuai materi 71.43 28.57 0 0 0
7 Bahan ajar disiapkan dengan baik 71.43 28.57 0 0 0
8 Jadwal OJT sistematis 64.29 35.71 0 0 0
9 Kelas/lingkungan belajar siap 71.43 21.43 7.14 0 0
10 Fasda memahami prinsip GEMBIRA 64.29 14.29 21.43 0 0
11 Suasana menyenangkan 57.14 42.86 0 0 0
12 Fasnas membuka pembelajaran dengan baik 64.29 28.57 7.14 0 0
13 Fasnas menyampaikan tujuan 78.57 21.43 0 0 0
14 Media pembelajaran efektif 78.57 14.29 7.14 0 0
15 Pengelolaan waktu baik 71.43 21.43 7.14 0 0
16 Pengelolaan kelas efektif 64.29 28.57 7.14 0 0
17 Gali dan Eksplorasi baik 71.43 28.57 0 0 0
18 Muat Konten jelas 64.29 35.71 0 0 0
19 Muat Aktivitas aktif 57.14 42.86 0 0 0
20 Ikuti Pemikiran Murid baik 50.00 50.00 0 0 0
21 Rayakan dan Akhiri efektif 71.43 28.57 0 0 0
22 Penerapan tiga pengalaman belajar 71.43 28.57 0 0 0
23 Penerapan prinsip pembelajaran 57.14 42.86 0 0 0
24 Penerapan kerangka pembelajaran 57.14 42.86 0 0 0
25 Partisipasi siswa tinggi 57.14 42.86 0 0 0
26 Interaksi Fasda-Fasnas baik 71.43 28.57 0 0 0
27 Kolaborasi Fasda berjalan baik 71.43 28.57 0 0 0
28 Fasda aktif dalam OJT 71.43 28.57 0 0 0
29 Fasnas melakukan refleksi 71.43 21.43 7.14 0 0
30 Praktik baik diidentifikasi 64.29 28.57 7.14 0 0
31 Kesulitan pembelajaran diidentifikasi 71.43 14.29 7.14 7.14 0
32 Solusi dirumuskan 71.43 21.43 7.14 0 0
33 Dukungan Kepala Sekolah 78.57 14.29 7.14 0 0
34 Dukungan guru sejawat 78.57 21.43 0 0 0
35 Peningkatan kompetensi Fasda 71.43 21.43 7.14 0 0
36 Fasda menyusun RTL 78.57 21.43 0 0 0
37 Hasil refleksi untuk perbaikan 78.57 14.29 7.14 0 0
38 Rencana pengembangan berikutnya 78.57 14.29 7.14 0 0
39 RTL disusun secara konkret 71.43 28.57 0 0 0
- RATA-RATA 69.05 27.65 3.11 0.18 0

⚠️ Data Anomali & Temuan Menonjol

  • Hambatan Geografis: Terdeteksi 3 orang Fasda mengundurkan diri (tidak hadir) karena lokasi tugas yang sangat jauh dari tempat pelaksanaan OJT (Luar Ibukota Kabupaten).
  • Kesenjangan IT: Ditemukan adanya "gagap teknologi" pada sebagian Cafasda (kesulitan penggunaan LMS, MS Word, dan PowerPoint), yang menghambat proses administratif dan pelaporan.
  • Pemahaman Prinsip: Pertanyaan nomor 10 menunjukkan angka 21.43% pada kategori "Cukup Memahami", paling tinggi dibandingkan poin persiapan lainnya, mengindikasikan pemahaman Fasda terhadap filosofi GEMBIRA belum sepenuhnya tuntas.
  • Identifikasi Masalah: Terdapat 7.14% responden yang menyatakan "Kurang Setuju" pada aspek identifikasi kesulitan pembelajaran, menunjukkan adanya hambatan yang mungkin belum terungkap atau terdokumentasi dengan baik selama supervisi.

📌 Kesimpulan

  1. Efektivitas Program: Program OJT 1 Matematika GEMBIRA berhasil menciptakan atmosfer belajar yang kolaboratif dan menyenangkan, dengan tingkat dukungan manajerial sekolah yang sangat memuaskan (78.57%).
  2. Kualitas Fasilitasi: Fasnas telah menjalankan perannya dengan kompeten, namun tantangan utama terletak pada standardisasi kemampuan teknis dan pedagogis di level Fasda.
  3. Implementasi Sintaks: Alur GEMBIRA (Gali, Muat, Buat, Ikuti, Rayakan) sudah diterapkan, tetapi pada aspek "Ikuti Pemikiran Murid", tingkat kepercayaan diri pengajar masih terbagi rata (50% SS, 50% S), menunjukkan perlunya penguatan pada teknik bertanya dan observasi siswa.

💡 Rekomendasi Perbaikan

  1. Dukungan Logistik & Finansial (BGTK): Perlu adanya alokasi anggaran transportasi, uang harian, dan penginapan bagi Fasda yang bertugas di wilayah terpencil agar tingkat partisipasi tetap terjaga 100%.
  2. Pelatihan Literasi Digital: Mengingat adanya kendala IT, perlu diadakan sesi pendampingan khusus atau tutorial singkat mengenai penggunaan LMS dan perangkat presentasi bagi Cafasda sebelum kegiatan inti dimulai.
  3. Penguatan Konsep Pedagogi: Fasnas perlu melakukan coaching individu yang lebih intensif pada aspek "Matematika Gembira" agar tidak hanya fokus pada keseruan aktivitas (Gembira), tetapi tetap kuat pada esensi pemahaman konsep matematika (Matematika).
  4. Standarisasi Instrumen & RTL: Penyelarasan antara Rencana Tindak Lanjut (RTL) dengan Modul Ajar dan PPT harus dipastikan sebelum diseminasi di satuan pendidikan masing-masing untuk menjaga konsistensi kualitas.
  5. Optimalisasi Manajemen Waktu: Disarankan menambah alokasi waktu untuk sesi refleksi dan umpan balik agar setiap peserta mendapatkan kesempatan yang adil dalam mengevaluasi praktik baiknya.