Diseminasi Program Peningkatan Kompetensi Guru dalam Memberikan Layanan Bimbingan dan Konseling pada Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Kota Palangka Raya

Luring

20 Jul 2026 - 21 Jul 2026

Rekap Hasil INSTRUMEN EVALUASI PENYELENGGARAAN DISEMINASI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MEMBERIKAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING


Total: 41 Responden
1 Nama
  • "Semua nya sudah baik, ditingkatkan lagi saja yang sudah baik"
  • "Tidak ada hambatan"
  • "Proyektor yang sempat terganggu, tapi panitia sangat responsif dalam mengatasi hambatan"
  • "Tidak ada,semua berjalan aman, lancar dan menyenangkan."
  • "-"

+ 36 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

2 Guru
3 Asal Sekolah
  • "Perbanyak role play"
  • "Tolong kondisi ruangan seperti suhu ruangan tempat pelatihan"
  • "Menyebarluaskan materi ini ke seluruh tenaga pendidik, agar intervensi yang di berikan sekolah kepada peserta didik berkesinambungan dari jenjang dasar sampai menengah atas"
  • "Dipertahankan dan terus dikembangkan karena sangat membantu kami sebagai guru mapel"
  • "-"

+ 36 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

4 Kabupaten/Kota
5 BAGIAN A
  • "Praktis"
  • "Praktis"
  • "Sangat Praktis"
  • "Sangat Praktis"
  • "Sangat Praktis"

+ 25 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

6 Kesesuaian antara waktu pelaksanaan dengan jumlah Jam Pelajaran (JP) yang telah ditetapkan
7 Perangkat ajar (modul, lembar kerja, bahan tayang, media, dan lain sebagainya)
8 Alat bantu pelatihan (LCD, Laptop, Proyektor, Sistem Suara dan lain sebagainya)
9 Ruang pelatihan dan fasilitas penunjang lainnya (kursi, meja dan lain sebagainya)
10 Keramahan penyelenggara
11 Sikap penyelenggara dalam membantu peserta dalam menghadapi kesulitan
12 BAGIAN A
13 Kelengkapan materi dalam modul 7 Jurus BK Hebat
14 Ketepatan urutan materi dalam modul 7 Jurus BK Hebat
15 Kerunutan materi yang dipelajari dalam pelatihan
16 Kepraktisan modul 7 Jurus BK Hebat untuk digunakan dalam layanan BK (Bagi guru BK)/pembelajaran pada mata pelajaran yang diampu (Bagi guru non BK)
17 Kepraktisan materi pelatihan diterapkan dalam layanan BK (Bagi guru BK)/ pembelajaran pada mata pelajaran yang diampu (Bagi guru non BK)
18 Relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan murid
19 Ketepatan media yang digunakan dengan materi yang disampaikan dalam pelatihan
20 BAGIAN B
21 Apa saja hambatan yang Anda hadapi selama mengikuti pelatihan ini?
  • "Saya merasa tidak ada mengalami hambatan selama mengikuti pelatihan."
  • "Pada hari pertama kegiatan layar Monitor bermasalah sedikit tetapi bisa di atasi karena para penyelenggara gerak cepat membereskan masalah tersebut"
  • "Tidak ada hambatan"
  • "Tidak ada karena selama kegiatan semua menyenangkan dan materi mudah diserap"
  • "Sempat kendala teknis"

+ 6 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

22 Hal baik apa saja yang harus dipertahankan dalam pelaksanaan pelatihan ini?
  • "Hal baik yang dipertahankan yaitu kerjasama, saling menghargai."
  • "Semua jurus BK, ramah tamah, suasana aman nyaman dan menyenangkan"
  • "Permainan edukasinya luar biasa"
  • "Melibatkan fasilitator yang tidak hanya paham teori, tetapi juga memiliki pengalaman mengajar di kelas sehingga diskusi terasa menyenangkan"
  • "Kemudahan informasi"

+ 6 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

23 Apa saran Anda untuk meningkatkan kualitas program ini?
  • "Secara keseluruhan sudah bagus kualitas program ini jadi dipertahankan lagi, kemudian bisa di sediakan ATK untuk peserta kegiatan."
  • "Sudah sangat bagus dan bisa di tingkatkan"
  • "Waktunya di tambah sehingga benar benar menyimak tidak terburu-buru"
  • "Pelatihan tidak berhenti saat acara usai. Adanya sistem pendampingan (coaching) saat guru mengimplementasikan ilmu baru di sekolah masing-masing adalah kunci keberhasilan transformasi pembelajaran."
  • "Sudah baik"

+ 6 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

24 Apa yang Anda pahami tentang metode pelatihan yang berbasis ARKA ini?
  • "Saya mempelajari 7 jurus BK yang akan di implementasikan pada satuan Pendidikan. Yaitu kenali potensi, bagaimana mengelola emosi, tumbuhkan resiliensi, jaga konsistensi, jalin koneksi, dan menata situasi."
  • "Kita bisa memahami setiap jurus BK karena langsung ada praktek yang diberikan oleh fasilitator"
  • "Metode ARKA yang relevan dengan kebutuhan kita di lingkungan sekolah nantinya yang tujuannya ke peserta didik"
  • "Metode pelatihan/pembelajaran berbasis ARKA adalah sebuah pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dirancang agar proses pelatihan menjadi aktif, interaktif, dan berdampak langsung."
  • "Aktivitas, refleksi, konseptualisasi, aplikasi"

+ 6 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

Kesimpulan dari AI

Rangkuman Hasil Analisis Data Survey

📌 Informasi Umum & Demografi:

  • 📋 Judul Kegiatan: Diseminasi Peningkatan Kompetensi Guru dalam Memberikan Layanan Bimbingan dan Konseling.
  • 👥 Total Responden: 11 Orang.
  • 🏙️ Asal Wilayah: 100% berasal dari Kota Palangka Raya.
  • 👨‍🏫 Sebaran Peran Guru: Guru BK (36.36%), Guru Kelas (36.36%), Guru Mapel (18.18%), dan Guru Wali (9.09%).
  • 📊 Penilaian Umum: Seluruh indikator kuantitatif memperoleh respon positif (100% berada pada rentang Sesuai/Lengkap/Nyaman/Ramah/Praktis hingga Sangat Baik), dengan kepuasan tertinggi pada aspek Keramahan Penyelenggara (72.73% Sangat Ramah) dan Kelengkapan Materi Modul 7 Jurus BK Hebat (63.64% Sangat Lengkap).

Rekapitulasi Evaluasi Kuantitatif

No Pertanyaan Indikator Evaluasi Sangat Baik / Sangat Sesuai (%) Baik / Sesuai (%) Cukup (%) Kurang / Sangat Tidak (%)
1 Kesesuaian antara waktu pelaksanaan dengan jumlah Jam Pelajaran (JP) 54.55% 45.45% 0.00% 0.00%
2 Kelengkapan perangkat ajar (modul, lembar kerja, bahan tayang, media) 54.55% 45.45% 0.00% 0.00%
3 Kelengkapan alat bantu pelatihan (LCD, Laptop, Proyektor, Sound System) 54.55% 45.45% 0.00% 0.00%
4 Kenyamanan ruang pelatihan dan fasilitas penunjang 36.36% 63.64% 0.00% 0.00%
5 Keramahan penyelenggara 72.73% 27.27% 0.00% 0.00%
6 Sikap penyelenggara dalam membantu peserta menghadapi kesulitan 54.55% 45.45% 0.00% 0.00%
7 Kelengkapan materi dalam modul 7 Jurus BK Hebat 63.64% 36.36% 0.00% 0.00%
8 Ketepatan urutan materi dalam modul 7 Jurus BK Hebat 54.55% 45.45% 0.00% 0.00%
9 Kerunutan materi yang dipelajari dalam pelatihan 54.55% 45.45% 0.00% 0.00%
10 Kepraktisan modul 7 Jurus BK Hebat untuk digunakan 45.45% 54.55% 0.00% 0.00%
11 Kepraktisan materi pelatihan diterapkan dalam layanan BK/pembelajaran 54.55% 45.45% 0.00% 0.00%
12 Relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan murid 63.64% 27.27% 9.09% 0.00%
13 Ketepatan media yang digunakan dengan materi yang disampaikan 54.55% 45.45% 0.00% 0.00%
Rata-rata Keseluruhan 55.24% 44.06% 0.70% 0.00%

Highlight Data Anomali & Temuan Menonjol

  • 🚨 Ketimpangan Sebaran Geografis (0% Partisipasi Kabupaten Khusus): Seluruh peserta berasal dari Kota Palangka Raya. Tidak ada keterwakilan sama sekali dari 5 kabupaten lain yang ada pada daftar pilihan (Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, Barito Selatan, dan Kotawaringin Barat).
  • Anomali Fasilitas Teknis vs Isian Kualitatif: Secara kuantitatif fasilitas bernilai 100% positif, namun pada data isian bebas ditemukan kendala teknis yang konsisten disebutkan oleh beberapa responden, seperti gangguan LCD/TV monitor di hari pertama, masalah koneksi awal LMS (modul tidak muncul), serta kondisi ruangan/AC yang kurang dingin.
  • ⏱️ Keterbatasan Waktu & Beban Ganda Guru: Terungkap adanya kesenjangan antara alokasi waktu pelatihan dengan beban kerja guru di sekolah. Peserta mengeluhkan kurangnya waktu untuk simulasi role play serta bentroknya jadwal pengerjaan tugas LMS dengan jam mengajar di sekolah.
  • 👏 Keramahan & Kecepatan Penyelenggara (Fast Response): Kendati terdapat masalah teknis pada hari pertama, peserta memberikan kepuasan sangat tinggi pada panitia karena penanganan kendala dilakukan dengan sangat sigap dan ramah.

Kesimpulan

  • 🎯 Pelatihan diseminasi BK ini terlaksana dengan sangat sukses dari aspek kepuasan peserta, relevansi materi, dan efektivitas alur metode pembelajaran ARKA (Aktivitas, Refleksi, Konsep, Aplikasi).
  • 💡 Modul "7 Jurus BK Hebat" dinilai sangat bermanfaat dan praktis, tidak hanya bagi Guru BK, tetapi juga bagi guru non-BK (Guru Kelas dan Guru Mapel) untuk diterapkan dalam intervensi peserta didik di sekolah.
  • ⚠️ Kekurangan utama pelatihan terletak pada aspek ketepatan teknis prasarana di hari pertama, keterbatasan alokasi waktu untuk praktik/simulasi langsung, serta ketiadaan peserta dari wilayah kabupaten luar Kota Palangka Raya.

Rekomendasi Perbaikan

  • 🌐 Pemerataan Akses Pelatihan: Melakukan koordinasi ulang dengan dinas pendidikan daerah agar jangkauan diseminasi dapat melibatkan guru-guru dari kabupaten lain (Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, Barito Selatan, dan Kotawaringin Barat).
  • 🔧 Pemeriksaan Peralatan Teknis (QC H-1): Melakukan simulasi dan pengujian teknis (LCD, sistem suara, pendingin udara/AC, dan aksesibilitas modul LMS di berbagai browser) sebelum pelatihan dimulai untuk mengantisipasi trouble di hari pertama.
  • Penyesuaian Struktur Waktu & Beban LMS: Menambah porsi waktu untuk sesi role play, simulasi studi kasus, dan pengerjaan tugas LMS, serta memberikan tenggat waktu yang lebih fleksibel agar tidak berbenturan dengan tugas mengajar guru.
  • 🤝 Pendampingan Pasca-Pelatihan (Coaching & Mentoring): Menyediakan program tindak lanjut berupa coaching/mentoring berkelanjutan dan forum berbagi praktik baik (community of practice) untuk memantau implementasi modul di satuan pendidikan masing-masing.
  • 📂 Penyediaan Bank Materi Digital: Membagikan seluruh materi, modul, dan contoh perangkat layanan BK dalam bentuk repositori digital yang mudah diakses dan diunduh kembali kapan saja oleh para alumni pelatihan.