Diseminasi Program Peningkatan Kompetensi Guru dalam Memberikan Layanan Bimbingan dan Konseling pada Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Kabupaten Kotawaringin Barat

Luring (SKB Kabupaten Kotawaringin Barat)

21 Jul 2026 - 22 Jul 2026

Rekap Hasil Instrumen Evaluasi Diseminasi Per Sesi (Diisi Oleh Peserta)


Total: 17 Responden
1 Materi Pelatihan
2 Nama Fasilitator
3 Nama
  • "Rico Al Hariz"
  • "Rizky Ramadhani"
  • "Erina Seftiani"
  • "Sundari Widhi Anisa Utami"
  • "ulfa herbiana sari"

+ 12 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

4 Guru
5 Asal Sekolah
  • "SDN 1 BATU BELAMAN"
  • "SMA NEGERI 3 PANGKALAN BUN"
  • "SD Negeri 2 Baru"
  • "SMAN 2 KUMAI"
  • "SDN 1 Sagu Sukamulya"

+ 12 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

6 FASILITATOR
7 Penguasaan fasilitator terhadap substansi materi
8 Kemampuan fasilitator dalam menjelaskan materi secara sistematis
9 Kemampuan fasilitator dalam mendorong partisipasi aktif peserta
10 Kemampuan fasilitator dalam menerapkan keterampilan bertanya
11 Kemampuan fasilitator dalam memfasilitasi pelatihan melalui penerapan pendekatan ARKA (Aktivitas, Refl eksi, Konseptualisasi, Aplikasi)
12 Ketepatan waktu dalam memulai dan mengakhiri sesi pelatihan
13 PENGUASAAN MATERI
14 Pemahaman saya mengenai konsep kecerdasan majemuk, gaya belajar, dan minat-bakat murid
15 Kemampuan saya dalam menggunakan asesmen potensi seperti MI-Web dan Karir Inklusi secara mandiri
16 Keyakinan saya menerapkan materi kenali potensi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
17 Kesiapan saya menerapkan materi kenali potensi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
18 PENGUASAAN MATERI
19 Pemahaman saya mengenai 5 kompetensi sosial-emosional
20 Kemampuan saya dalam menerapkan teknik regulasi emosi
21 Keyakinan saya menerapkan materi kelola emosi dalam melaksanakan layanan bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
22 Kesiapan saya menerapkan materi kelola emosi dalam melaksanakan layanan bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
23 PENGUASAAN MATERI
24 Pemahaman saya mengenai konsep daya lenting dan growth mindset
25 Kemampuan saya dalam menerapkan model umpan balik positif pada murid
26 Keyakinan saya menerapkan materi tumbuhkan resiliensi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
27 Kesiapan saya menerapkan materi tumbuhkan resiliensi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
28 PENGUASAAN MATERI
29 Pemahaman saya mengenai motivasi eksternal dan internal dalam membimbing murid
30 Kemampuan saya dalam menerapkan menerapkan teknik habit loop dalam membangun kebiasaan positif murid
31 Keyakinan saya menerapkan materi jaga konsistensi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
32 Kesiapan saya menerapkan materi jaga konsistensi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
33 PENGUASAAN MATERI
34 Pemahaman saya mengenai komunikasi empatik
35 Kemampuan saya dalam menerapkan keterampilan SOLER
36 Keyakinan saya menerapkan materi jalin koneksi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
37 Kesiapan saya menerapkan materi jalin koneksi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK/pembelajaran (bagi guru non BK)
38 PENGUASAAN MATERI
39 Pemahaman saya mengenai esensi, fungsi, tujuan dan manfaat kolaborasi
40 Kemampuan saya dalam menerapkan MTSS (Multi-Tiered System of Supports) dalam menyusun strategi dan intervensi masalah
41 Keyakinan saya menerapkan materi bangun kolaborasi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
42 Kesiapan saya menerapkan materi bangun kolaborasi dalam melaksanakan layanan BK (bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
43 PENGUASAAN MATERI
44 Pemahaman saya mengenai berpikir sistem untuk mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan menggembirakan
45 Kemampuan saya dalam menerapkan refl eksi sistemik berbasis 5R (result, resource, role, rule, relation) untuk menganalisis kondisi sekolah
46 Keyakinan saya menerapkan materi menata situasi dalam melaksanakan layanan BK ( bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)
47 Kesiapan saya menerapkan materi menata situasi dalam melaksanakan layanan BK ( bagi guru BK)/pembelajaran (bagi guru non BK)

Kesimpulan dari AI

📊 Rangkuman Hasil Analisis Data Survey Evaluasi Diseminasi

  • Total Responden: 17 peserta, terdiri dari Guru BK (35,29%), Guru Kelas (35,29%), dan Guru Mata Pelajaran (29,41%). Tidak terdapat partisipasi dari Guru Wali.
  • Fasilitator: Agung Sulistio memfasilitasi 7 responden (41,18%) dan Bawi Selinta memfasilitasi 10 responden (58,82%).
  • Cakupan Materi: Materi "Kenali Potensi" diikuti oleh seluruh peserta (17 responden), sementara materi lainnya diikuti oleh 15–16 responden.
  • Evaluasi Umum: Penilaian terhadap fasilitator mencapai tingkat kepuasan mutlak (100% positif), sedangkan penerimaan dan kesiapan mandiri peserta berada pada rentang sangat baik hingga memadai.

📋 Tabel Rekapitulasi Evaluasi Pelatihan

No Pertanyaan Evaluasi Sangat [Baik/ Paham/Mampu/ Yakin/Siap] (%) [Baik/Paham/ Mampu/Yakin/ Siap] (%) Kurang / Tidak (%) Sangat Kurang / Sangat Tidak (%)
1 Penguasaan fasilitator terhadap substansi materi 58.82% 41.18% 0.00% 0.00%
2 Kemampuan fasilitator dalam menjelaskan materi secara sistematis 58.82% 41.18% 0.00% 0.00%
3 Kemampuan fasilitator dalam mendorong partisipasi aktif peserta 58.82% 41.18% 0.00% 0.00%
4 Kemampuan fasilitator dalam menerapkan keterampilan bertanya 58.82% 41.18% 0.00% 0.00%
5 Kemampuan fasilitator dalam memfasilitasi pelatihan melalui penerapan pendekatan ARKA 58.82% 41.18% 0.00% 0.00%
6 Ketepatan waktu dalam memulai dan mengakhiri sesi pelatihan 52.94% 47.06% 0.00% 0.00%
7 Pemahaman mengenai konsep kecerdasan majemuk, gaya belajar, dan minat-bakat murid 41.18% 58.82% 0.00% 0.00%
8 Kemampuan menggunakan asesmen potensi (MI-Web dan Karir Inklusi) secara mandiri 41.18% 58.82% 0.00% 0.00%
9 Keyakinan menerapkan materi kenali potensi dalam layanan BK/pembelajaran 41.18% 52.94% 5.88% 0.00%
10 Kesiapan menerapkan materi kenali potensi dalam layanan BK/pembelajaran 41.18% 58.82% 0.00% 0.00%
11 Pemahaman mengenai 5 kompetensi sosial-emosional 35.29% 64.71% 0.00% 0.00%
12 Kemampuan dalam menerapkan teknik regulasi emosi 35.29% 58.82% 5.88% 0.00%
13 Keyakinan menerapkan materi kelola emosi dalam layanan BK/pembelajaran 35.29% 58.82% 5.88% 0.00%
14 Kesiapan menerapkan materi kelola emosi dalam layanan BK/pembelajaran 35.29% 64.71% 0.00% 0.00%
15 Pemahaman mengenai konsep daya lenting dan growth mindset 41.18% 58.82% 0.00% 0.00%
16 Kemampuan dalam menerapkan model umpan balik positif pada murid 41.18% 47.06% 11.76% 0.00%
17 Keyakinan menerapkan materi tumbuhkan resiliensi dalam layanan BK/pembelajaran 35.29% 58.82% 5.88% 0.00%
18 Kesiapan menerapkan materi tumbuhkan resiliensi dalam layanan BK/pembelajaran 29.41% 70.59% 0.00% 0.00%
19 Pemahaman mengenai motivasi eksternal dan internal dalam membimbing murid 35.29% 64.71% 0.00% 0.00%
20 Kemampuan menerapkan teknik habit loop dalam membangun kebiasaan positif 29.41% 64.71% 5.88% 0.00%
21 Keyakinan menerapkan materi jaga konsistensi dalam layanan BK/pembelajaran 29.41% 64.71% 5.88% 0.00%
22 Kesiapan menerapkan materi jaga konsistensi dalam layanan BK/pembelajaran 29.41% 70.59% 0.00% 0.00%
23 Pemahaman mengenai komunikasi empatik 35.29% 64.71% 0.00% 0.00%
24 Kemampuan dalam menerapkan keterampilan SOLER 29.41% 64.71% 5.88% 0.00%
25 Keyakinan menerapkan materi jalin koneksi dalam layanan BK/pembelajaran 35.29% 52.94% 11.76% 0.00%
26 Kesiapan menerapkan materi jalin koneksi dalam layanan BK/pembelajaran 35.29% 52.94% 11.76% 0.00%
27 Pemahaman esensi, fungsi, tujuan dan manfaat kolaborasi 29.41% 70.59% 0.00% 0.00%
28 Kemampuan menerapkan MTSS dalam menyusun strategi dan intervensi masalah 29.41% 64.71% 5.88% 0.00%
29 Keyakinan menerapkan materi bangun kolaborasi dalam layanan BK/pembelajaran 29.41% 64.71% 5.88% 0.00%
30 Kesiapan menerapkan materi bangun kolaborasi dalam layanan BK/pembelajaran 35.29% 64.71% 0.00% 0.00%
31 Pemahaman berpikir sistem untuk sekolah yang aman, nyaman, menggembirakan 35.29% 64.71% 0.00% 0.00%
32 Kemampuan menerapkan refleksi sistemik berbasis 5R untuk menganalisis kondisi sekolah 29.41% 64.71% 5.88% 0.00%
33 Keyakinan menerapkan materi menata situasi dalam layanan BK/pembelajaran 23.53% 70.59% 5.88% 0.00%
34 Kesiapan menerapkan materi menata situasi dalam layanan BK/pembelajaran 23.53% 76.47% 0.00% 0.00%
RATA-RATA 37.02% 61.59% 2.59% 0.00%

🔍 Highlight Data Menonjol dan Anomali

  • 🌟 Performa Fasilitator Luar Biasa: Seluruh indikator fasilitator (penguasaan materi, metode sistematis, partisipasi, bertanya, ARKA, ketepatan waktu) mencapai skor sempurna 100% pada kombinasi 'Sangat Baik' dan 'Baik', tanpa ada penilaian negatif sama sekali.
  • ⚠️ Anomali Keterampilan Umpan Balik Positif: Terdapat 11,76% (2 responden) yang menyatakan Kurang Mampu dalam menerapkan model umpan balik positif pada murid. Ini merupakan persentase ketidakmampuan teknis tertinggi di antara seluruh materi.
  • ⚠️ Rasa Kurang Yakin & Tidak Siap pada Modul 'Jalin Koneksi': Ditemukan 11,76% (2 responden) yang merasa Kurang Yakin dan Tidak Siap dalam mengimplementasikan materi jalin koneksi dalam layanan/pembelajaran.
  • 📉 Kecenderungan Penurunan Optimalisasi pada Modul 'Menata Situasi': Modul Menata Situasi mencatatkan tingkat "Sangat Yakin" dan "Sangat Siap" paling rendah dibanding materi lainnya (hanya 23,53%), meskipun mayoritas tetap berada pada kategori "Yakin/Siap".

💡 Kesimpulan Analisis Data

  • Kualitas penyampaian dan fasilitasi diseminasi berada pada level yang sangat tinggi dan efektif memicu keterlibatan peserta secara optimal.
  • Secara keseluruhan, pemahaman, kemampuan, keyakinan, dan kesiapan peserta berada pada kategori sangat baik (total gabungan positif mencapai 98,61%).
  • Titik lemah (gap kompetensi) peserta berfokus pada ranah keterampilan praktis interpersonal, khususnya simulasi umpan balik positif, interaksi relasional (keterampilan SOLER & Jalin Koneksi), serta penerapan kerangka kerja sistemik (5R pada Menata Situasi).

🚀 Rekomendasi Perbaikan

  • 🎯 Sesi Mentoring / Pendampingan Terfokus: Mengadakan coaching clinic singkat untuk mempraktikkan teknik "Umpan Balik Positif" dan keterampilan interaksi "SOLER", guna memitigasi keraguan peserta pada aspek tersebut.
  • 🛠️ Penyediaan Panduan Praktis (Toolkit) 'Menata Situasi': Menyusun cheatsheet atau lembar kerja simulasi berbasis 5R (Result, Resource, Role, Rule, Relation) untuk mempermudah eksekusi konsep berpikir sistemik di lingkungan sekolah.
  • 🏫 Penyesuaian Konteks bagi Guru Non-BK: Mengingat 64,71% responden adalah Guru Kelas dan Guru Mata Pelajaran, perlu diberikan contoh-contoh konkret penerapan integrasi materi diseminasi ke dalam kegiatan pembelajaran di kelas biasa (bukan hanya layanan BK).
  • 📋 Pemerataan Keterlibatan Guru Wali: Mendorong keterlibatan unsur Guru Wali pada program diseminasi selanjutnya agar seluruh lini pendidik di sekolah terjangkau secara merata.