Diseminasi Program Peningkatan Kompetensi Guru dalam Memberikan Layanan Bimbingan dan Konseling pada Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Kabupaten Barito Utara

Luring (SKB Kabupaten Barito Utara)

20 Jul 2026 - 21 Jul 2026

Rekap Hasil INSTRUMEN EVALUASI PENYELENGGARAAN (Diisi oleh Peserta & Pengajar)


Total: 51 Responden
1 Nama
  • "Keterbatasan waktu"
  • "Kurangnya perlengkapan media ajar, seperti kertas dan alat tulis yang disediakan untuk membuat aksi nyata sehingga harus bergantian dengan kelompok lain"
  • "Sejauh ini belum ada"
  • "Tidak ada hambatan. Kegiatan lancar sesuai"
  • "Tidak ada hambatan dalam pelatihan ini. Suasananya juga nyaman dan berjalan dengan baik. Materi yang disampaikan juga dapat dipahami. Terimakasih"

+ 46 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

2 Guru
3 Asal Sekolah
  • "Tempat pelaksanaan disesuaikan dengan lama nya waktu karena saat ini ruangan terasa sangat panas sehinggan membuat tidak nyaman dan kurang konsen"
  • "Kegiatan ini tidak berhenti disini saja dan mencakup seluruh kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah"
  • "Saran saya ada meningkatkan kenyamanan ruangan"
  • "Saran semoga emoji bisa diterapkan di sekolah masing-masing"
  • "saya memperoleh ilmu yang bermanfaat semoga dapat berlanjut lagi. Terimakasih"

+ 46 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

4 Kabupaten/Kota
5 BAGIAN A
  • "Praktis"
  • "Praktis"
  • "Praktis"
  • "Praktis"
  • "Praktis"

+ 26 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

6 Kesesuaian antara waktu pelaksanaan dengan jumlah Jam Pelajaran (JP) yang telah ditetapkan
7 Perangkat ajar (modul, lembar kerja, bahan tayang, media, dan lain sebagainya)
8 Alat bantu pelatihan (LCD, Laptop, Proyektor, Sistem Suara dan lain sebagainya)
9 Ruang pelatihan dan fasilitas penunjang lainnya (kursi, meja dan lain sebagainya)
10 Keramahan penyelenggara
11 Sikap penyelenggara dalam membantu peserta dalam menghadapi kesulitan
12 BAGIAN A
13 Kelengkapan materi dalam modul 7 Jurus BK Hebat
14 Ketepatan urutan materi dalam modul 7 Jurus BK Hebat
15 Kerunutan materi yang dipelajari dalam pelatihan
16 Kepraktisan modul 7 Jurus BK Hebat untuk digunakan dalam layanan BK (Bagi guru BK)/pembelajaran pada mata pelajaran yang diampu (Bagi guru non BK)
17 Kepraktisan materi pelatihan diterapkan dalam layanan BK (Bagi guru BK)/ pembelajaran pada mata pelajaran yang diampu (Bagi guru non BK)
18 Relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan murid
19 Ketepatan media yang digunakan dengan materi yang disampaikan dalam pelatihan
20 BAGIAN B
21 Apa saja hambatan yang Anda hadapi selama mengikuti pelatihan ini?
  • "Tidak ada hambatan"
  • "Tidak ada hambatan karena saling komunikatif dalam kegiatan pembelajaran"
  • "Hambatan saya tidak mempunyai tempat tinggal didaerah tempat kegiatan dilaksanakan."
  • "Tidak ada"
  • "Tidak ada hambatan."

+ 15 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

22 Hal baik apa saja yang harus dipertahankan dalam pelaksanaan pelatihan ini?
  • "Metode teori dan praktik yang cukup berimbang"
  • "Pelayanan dalam membimbing peserta pelatihan"
  • "Mendapatkan Ilmu yang baru dan bisa belajar besama dengan rekan kerja yang baru."
  • "penyampaian materi yang jelas, sistematis, dan mudah dipahami; narasumber yang kompeten serta komunikatif"
  • "Metode pembelajaran sangat baik."

+ 15 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

23 Apa saran Anda untuk meningkatkan kualitas program ini?
  • "Harapannya setiap jawaban atau praktik yang dilakukan peserta bisa dapat umpan balik konstruktif dari fasilitator"
  • "Untuk uang akomodasi bisa di perhatikan, karena jarak untuk setiap peserta tidak semua dari dalam kota, bahkan minus untuk peserta dari luar kecamatan"
  • "Sasaran saya yaitu Bapak/Ibu Guru disekolah sebagai pengimbasan dan juga murid yang paling utama menjadi sasaran."
  • "memperbanyak sesi praktik dan studi kasus yang sesuai dengan kondisi nyata di sekolah,"
  • "1. Hendaknya ruang pelatihan yang baik, dingin dan tidak ada gangguan suara dari luar."

+ 15 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

24 Apa yang Anda pahami tentang metode pelatihan yang berbasis ARKA ini?
  • "pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang berfokus pada peserta pelatihan sebagai pusat kegiatan. Metode ini memfasilitasi suasana belajar interaktif dan bermakna dengan 4 tahap, aktivitas, refleksi, konseptualisasi dan aplikasi"
  • "Pelatihan yg menyenangkan sehingga materi yg disampaikan lebih mudah dipahami"
  • "Tantangannya yaitu kita harus lebih banyak belajar tentang ilmu yang berhubungan dengan BK serta harus mengikuti kemajuan Zaman masa kini"
  • "Dengan pendekatan ini pembelajaran lebih paham"
  • "Metode pelatihan berbasis ARKA merupakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta melalui empat tahapan, yaitu Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi, dan Aplikasi. Dalam metode ini, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi terlebih dahulu terlibat dalam aktivitas atau pengalaman belajar yang relevan, kemudian melakukan refleksi untuk mengidentifikasi makna dan pembelajaran dari pengalaman tersebut. Selanjutnya, hasil refleksi dihubungkan dengan konsep atau teori yang mendasari sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Tahap terakhir adalah aplikasi, yaitu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh ke dalam situasi nyata atau lingkungan kerja. Dengan demikian, metode ARKA mendorong pembelajaran yang aktif, reflektif, dan kontekstual sehingga kompetensi yang diperoleh lebih mudah dipahami, diingat, dan diimplementasikan dalam praktik sehari-hari."

+ 15 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

Kesimpulan dari AI

📌 RANGKUMAN HASIL ANALISIS DATA

  • 👥 Profil Responden: Total responden berjumlah 19 orang yang seluruhnya (100%) berasal dari Kabupaten Barito Utara. Komposisi profesi terdiri dari Guru Mapel (52,6%), Guru Kelas (31,6%), dan Guru BK (15,8%).
  • ⚠️ Anomali Demografi: Mayoritas peserta pelatihan "7 Jurus BK Hebat" justru merupakan Guru Mapel dan Guru Kelas, bukan Guru BK spesifik. Hal ini menunjukkan perlunya penyesuaian konteks penyampaian materi lintas peran guru.
  • 🧠 Pemahaman Materi (ARKA): Responden memahami dengan sangat baik konsep pembelajaran berbasis pengalaman ARKA (Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi, dan Aplikasi) serta menilai metode ini sangat relevan dan aplikatif.

📊 TABEL REKAPITULASI EVALUASI PENYELENGGARAAN

No Pertanyaan Evaluasi Sangat Baik / Sesuai / Lengkap (%) Baik / Sesuai / Lengkap (%) Cukup (%) Sangat Tidak Baik / Sesuai (%)
1 Kesesuaian waktu pelaksanaan dengan JP 42.11% 57.89% 0.00% 0.00%
2 Kelengkapan perangkat ajar (modul, LK, media) 42.11% 52.63% 5.26% 0.00%
3 Kelengkapan alat bantu pelatihan (LCD, Sound, dll) 52.63% 42.11% 5.26% 0.00%
4 Kenyamanan ruang pelatihan dan fasilitas penunjang 21.05% 68.42% 10.53% 0.00%
5 Keramahan penyelenggara 52.63% 42.11% 5.26% 0.00%
6 Sikap penyelenggara dalam membantu peserta 52.63% 47.37% 0.00% 0.00%
7 Kelengkapan materi modul 7 Jurus BK Hebat 47.37% 47.37% 5.26% 0.00%
8 Ketepatan urutan materi dalam modul 42.11% 52.63% 5.26% 0.00%
9 Kerunutan materi yang dipelajari 47.37% 47.37% 5.26% 0.00%
10 Kepraktisan modul untuk digunakan dalam pembelajaran 47.37% 47.37% 5.26% 0.00%
11 Kepraktisan materi pelatihan untuk diterapkan 42.11% 57.89% 0.00% 0.00%
12 Relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan murid 42.11% 52.63% 5.26% 0.00%
13 Ketepatan media yang digunakan dengan materi 36.84% 57.89% 5.26% 0.00%
- RATA-RATA 43.73% 51.82% 4.45% 0.00%

💡 KESIMPULAN ANALISIS

  • Kepuasan Keseluruhan Sangat Tinggi: Secara akumulatif, 95,55% respons berada pada kategori positif (Sangat Baik/Sesuai dan Baik/Sesuai). Tidak ada respons negatif (0%) pada seluruh variabel pilihan ganda.
  • 🤝 Layanan Penyelenggara Maksimal: Penyelenggara mendapatkan apresiasi tinggi pada aspek keramahan dan kesiapan membantu peserta menghadapi kesulitan (100% bernilai positif).
  • 🚨 Anomali & Highlight Keluhan Fisik (Ruang & Fasilitas):
    • Indikator Ruang Pelatihan dan Fasilitas mencatatkan tingkat Sangat Nyaman terendah (21,05%) dan persentase Cukup Nyaman tertinggi (10,53%).
    • Data kualitatif menunjukkan keluhan signifikan terkait suhu ruangan yang sangat panas pada siang hari, suara bising dari alat berat/mesin cor di sekitar lokasi, serta kekurangan alat tulis/kertas untuk pembuatan aksi nyata.
  • Manajemen Waktu & Sesi Interaktif: Terdapat masukan berulang terkait terbatasnya waktu tanya jawab dan diskusi karena durasi pelatihan yang padat.

🛠️ REKOMENDASI PERBAIKAN

  • ❄️ Peningkatan Kualitas Sarana & Prasarana Ruangan:

    • Mengganti atau menambah unit pendingin udara (AC/standing AC) di lokasi pelatihan untuk menjaga kenyamanan suhu ruangan sepanjang hari.
    • Memilih tempat pelatihan yang terisolasi dari gangguan kebisingan eksternal (konstruksi/mesin berat).
    • Memastikan ketersediaan logistik bahan ajar praktis (kertas karton, alat tulis, spidol) secara adekuat untuk setiap kelompok.
  • ⏱️ Penyesuaian Struktur Waktu & Kurikulum:

    • Memperpanjang alokasi durasi untuk sesi tanya jawab, umpan balik konstruktif dari fasilitator, dan simulasi praktis.
    • Menghindari penjadwalan kegiatan pada minggu-minggu krusial persekolahan (seperti minggu pertama awal semester/pengenalan sekolah).
  • Peningkatan Fasilitas Logistik & Pendukung:

    • Menyediakan coffee break yang konsisten di setiap sesi (terutama sesi sore hari) untuk menjaga energi dan konsentrasi peserta.
    • Mempertimbangkan bantuan atau anggaran akomodasi/transportasi bagi peserta yang berasal dari wilayah luar kecamatan/pelosok.
  • 🔄 Program Tindak Lanjut & Pendampingan:

    • Membuka akses bahan ajar/modul digital (LMS) yang dapat diunduh kembali pasca-pelatihan.
    • Menyediakan sesi pendampingan atau konsultasi berkala (post-training mentoring) untuk mengawal implementasi aksi nyata di sekolah masing-masing.