Diseminasi Program Peningkatan Kompetensi Guru dalam Memberikan Layanan Bimbingan dan Konseling pada Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Kabupaten Barito Utara

Luring (SKB Kabupaten Barito Utara)

20 Jul 2026 - 21 Jul 2026

Rekap Hasil INSTRUMEN MONITORING DAN EVALUASI OLEH UPT


Total: 2 Responden
1 Kabupaten/Kota
2 Tanggal Kegiatan
  • "2026-07-20"
  • "2026-07-20"
3 Moda Pelatihan
4 Kesesuaian penyelenggaraan dengan Panduan Diseminasi
5 Berapa Kehadiran Peserta Pelatihan?
  • "28"
  • "28 peserta"
6 Apakah pelaksaan pelatiha sesuai dengan jadwal?
7 Sarana Prasarana
8 Kenyamanan ruang kegiatan [ventilasi udara, pendingin ruangan, pencahayaan]
9 Kebersihan ruang kelas
10 Kesiapan dan ketersediaan sarana kegiatan [audio visual/LCD/microphone dll]
11 Kenyamanan kamar mandi / toilet
12 Kemampuan Panitia mengelola Kegiatan
13 Pelayanan Panitia
14 Ketrampilan Pengajar
15 Penguasaan substansi
16 Kemampuan memfasilitasi
17 Kemampuan penerapan pendekatan ARKA
18 Sikap Narasumber
19 Pengajar Penerapan Pendekatan ARKA (Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi,Aplikasi)
20 Partisipasi Peserta
21 Keterlibatan kognitif (Kemampuan Memahami Modul)
22 Keterlibatan emosional (kemampuan untuk memahami dan mengontrol emosi diri sendiri serta orang lain)
23 Keterlibatan Perilaku (Partisipasi aktif dan tindakan nyata peserta dalam kegiatan tersebut)

Kesimpulan dari AI

RANGKUMAN DATA SURVEY

  • 📊 Metrik Partisipasi: Jumlah responden sangat minim, yaitu hanya 2 responden yang mewakili Kabupaten Barito Utara (1 responden) dan Kota Palangka Raya (1 responden). Kabupaten/Kota lainnya tidak mengirimkan respon (0 responden).
  • 🗓️ Pelaksanaan Kegiatan: Kegiatan dilaksanakan menggunakan moda Bauran (Blended) dengan tingkat kehadiran sekitar 28 peserta per sesi dan seluruhnya berjalan tepat waktu sesuai jadwal (100% Ya).
  • 🏫 Kondisi Sarana Prasarana: Aspek ruang kelas dan sarana audio-visual dinilai sangat memadai. Namun, terdapat keluhan pada fasilitas sanitasi.
  • 👨‍🏫 Kinerja Narasumber & Panitia: Penilaian terhadap pelayanan panitia, penguasaan materi, dan penerapan pendekatan ARKA (Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi, Aplikasi) oleh narasumber dinilai "Baik" hingga "Sangat Baik".
  • 🧠 Keterlibatan Peserta: Keterlibatan kognitif, emosional, dan perilaku peserta berada pada tingkat yang sangat positif dengan mayoritas respon "Baik" dan "Sangat Baik".

TABEL REKAPITULASI PERSENTASE JAWABAN

No Pertanyaan Sangat Baik / Baik Sekali / Ya (%) Baik / Tidak (%) Cukup (%) Kurang (%) Buruk (%)
1 Apakah pelaksanaan pelatihan sesuai dengan jadwal? 100.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
2 Kenyamanan ruang kegiatan [ventilasi, pendingin, pencahayaan] 0.00% 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
3 Kebersihan ruang kelas 0.00% 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
4 Kesiapan dan ketersediaan sarana kegiatan [audio visual/LCD/mic] 100.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
5 Kenyamanan kamar mandi / toilet 0.00% 0.00% 100.00% 0.00% 0.00%
6 Kemampuan Panitia mengelola Kegiatan 0.00% 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
7 Pelayanan Panitia 0.00% 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
8 Penguasaan substansi narasumber 0.00% 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
9 Kemampuan memfasilitasi narasumber 0.00% 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
10 Kemampuan penerapan pendekatan ARKA oleh narasumber 0.00% 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
11 Sikap Narasumber 100.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
12 Pengajar Penerapan Pendekatan ARKA 0.00% 100.00% 0.00% 0.00% 0.00%
13 Keterlibatan kognitif (Kemampuan Memahami Modul) 50.00% 50.00% 0.00% 0.00% 0.00%
14 Keterlibatan emosional (memahami & mengontrol emosi) 50.00% 50.00% 0.00% 0.00% 0.00%
15 Keterlibatan Perilaku (Partisipasi aktif tindakan nyata) 100.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00%
RATA-RATA RATIO JAWABAN 33.33% 60.00% 6.67% 0.00% 0.00%

ANALISIS DATA ANOMALI / MENONJOL

  • ⚠️ Anomali Keterwakilan Wilayah & Jumlah Responden: Dari total 6 wilayah yang dipetakan, 4 wilayah memiliki 0 responden. Hanya ada 2 pengisi survei dari kapasitas kelas yang mencapai 28 peserta. Hal ini membuat validitas statistik data sangat lemah untuk mengambil keputusan generalisasi tingkat kepuasan.
  • ⚠️ Fasilitas Kamar Mandi/Toilet Berkinerja Rendah: Berbeda dengan fasilitas kelas yang dinilai "Baik" hingga "Baik Sekali", kenyamanan kamar mandi/toilet mendapatkan nilai 100% Cukup (skor paling rendah di antara semua variabel sarana).
  • Performa Sempurna Sarana Audio Visual & Sikap Narasumber: Dua aspek ini mencatatkan tingkat kepuasan mutlak 100% Baik Sekali / Sangat Baik.
  • Partisipasi Aktif Tinggi: Aspek keterlibatan perilaku mencatatkan skor 100% Sangat Baik, mengindikasikan peserta sangat proaktif selama pelatihan bauran berlangsung.

KESIMPULAN

  • 📌 Validitas Evaluasi Sangat Rendah: Tingkat partisipasi pengisian instrumen monitoring oleh UPT sangat minim (hanya 2 responden dari potensi puluhan peserta). Program monev tidak berjalan optimal dalam menjaring umpan balik.
  • 📌 Kualitas Fasilitas Tidak Merata: Terdapat ketimpangan kualitas sarana. Di satu sisi, sarana teknologi penunjang belajar (Audio-Visual/LCD) sudah sangat prima, namun di sisi lain kebutuhan dasar sanitasi (kamar mandi/toilet) masih dinilai marginal (Cukup).
  • 📌 Kualitas Narasumber & Panitia Memuaskan: Secara umum, fasilitator memiliki kompetensi yang kuat dalam menyajikan materi dengan pendekatan ARKA serta didukung dengan sikap profesionalisme yang tinggi.

REKOMENDASI PERBAIKAN

  • 📢 Wajibkan Pengisian Survei (Mandatory Response): Mengubah prosedur pengisian instrumen monev menjadi syarat wajib (misalnya untuk mengunduh sertifikat atau absensi akhir) guna mengatasi masalah kekosongan data responden dari wilayah lain.
  • 🚽 Audit dan Perbaikan Sanitasi: Segera lakukan perbaikan kualitas kenyamanan toilet (kebersihan, ketersediaan air bersih, pewangi, dan kelayakan pintu/kunci) pada lokasi pelatihan sebelum kegiatan berikutnya dilaksanakan.
  • 💻 Pertahankan Kualitas Fasilitas Digital & SDM: Tetap pertahankan standar kesiapan perangkat audio-visual dan terus libatkan narasumber yang memiliki kompetensi pendekatan ARKA yang sudah terbukti dinilai tinggi oleh peserta.