π RANGKUMAN HASIL ANALISIS DATA
- π₯ Demografi Responden: Total responden berjumlah 9 orang, yang terdiri dari Guru BK (44,4%), Guru Kelas (33,3%), dan Guru Mata Pelajaran (22,2%). Seluruh responden berasal dari sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Barito Timur.
- π Rekapitulasi Penilaian Evaluasi Quantitatif (Pilihan Ganda):
| No |
Pertanyaan |
Sangat Baik/Sesuai/Lengkap (%) |
Baik/Sesuai/Lengkap (%) |
Cukup/Kurang (%) |
Sangat Tidak Baik/Sesuai (%) |
| 1 |
Kesesuaian antara waktu pelaksanaan dengan jumlah Jam Pelajaran (JP) |
44.44% |
55.56% |
0.00% |
0.00% |
| 2 |
Perangkat ajar (modul, lembar kerja, bahan tayang, media) |
44.44% |
33.33% |
22.22% |
0.00% |
| 3 |
Alat bantu pelatihan (LCD, Laptop, Proyektor, Sound System) |
44.44% |
44.44% |
11.11% |
0.00% |
| 4 |
Ruang pelatihan dan fasilitas penunjang |
22.22% |
77.78% |
0.00% |
0.00% |
| 5 |
Keramahan penyelenggara |
77.78% |
22.22% |
0.00% |
0.00% |
| 6 |
Sikap penyelenggara dalam membantu kesulitan peserta |
66.67% |
33.33% |
0.00% |
0.00% |
| 7 |
Kelengkapan materi dalam modul 7 Jurus BK Hebat |
55.56% |
44.44% |
0.00% |
0.00% |
| 8 |
Ketepatan urutan materi dalam modul 7 Jurus BK Hebat |
44.44% |
55.56% |
0.00% |
0.00% |
| 9 |
Kerunutan materi yang dipelajari dalam pelatihan |
44.44% |
55.56% |
0.00% |
0.00% |
| 10 |
Kepraktisan modul 7 Jurus BK Hebat untuk digunakan |
55.56% |
33.33% |
11.11% |
0.00% |
| 11 |
Kepraktisan materi pelatihan diterapkan dalam layanan/pembelajaran |
44.44% |
44.44% |
11.11% |
0.00% |
| 12 |
Relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan murid |
55.56% |
44.44% |
0.00% |
0.00% |
| 13 |
Ketepatan media yang digunakan dengan materi |
55.56% |
44.44% |
0.00% |
0.00% |
| - |
Rata-rata |
50.43% |
45.30% |
4.27% |
0.00% |
- π¨ Sorotan Data Anomali & Temuan Menonjol:
-
Pencemaran Data Nama (Data Noise): Input pada isian "Nama" mengalami anomali serius. Mayoritas jawaban terisi otomatis oleh teks judul modul/sub-materi secara berulang ("Kenali Potensi, Kelola Emosi, Tumbuhkan Resiliensi...") sebelum dicantumkan nama sebenarnya. Hal ini mengindikasikan adanya kendala pada form validation atau kesalahan copy-paste oleh responden.
-
Konsentrasi Geografis 100%: Walaupun pilihan mencakup 6 kabupaten/kota di Kalteng, 100% responden terpusat di Kabupaten Barito Timur.
-
Kepuasan Penyelenggara Sangat Tinggi: Aspek keramahan (77,78%) dan kesiapsiagaan panitia dalam membantu kesulitan (66,67%) memperoleh skor tertinggi (Sangat Baik) di antara seluruh parameter.
-
Kendala Sinyal dan Durasi Waktu: Pada isian kualitatif, hambatan utama yang berulang kali dikeluhkan peserta adalah koneksi internet di lokasi pelatihan serta keterbatasan waktu/durasi untuk mendalami materi secara holistik.
π KESIMPULAN
- π― Tingkat Kepuasan Program Tinggi: Secara umum program pelatihan diseminasi ini dipersepsikan sangat positif oleh para peserta dengan rata-rata akumulasi tingkat kepuasan (kategori Sangat Baik dan Baik) mencapai 95,73%.
- π Materi Tepat Sasaran dan Relevan: Modul 7 Jurus BK Hebat dinilai sangat relevan dengan kebutuhan murid (100% respons positif) dan aplikatif baik bagi guru BK maupun non-BK.
- π€ Kinerja Penyelenggara Efektif: Fasilitasi panitia, keramahan, serta interaksi interaktif narasumber menjadi faktor pendukung utama kenyamanan belajar peserta.
- β³ Faktor Pembebanan Waktu & Infrastruktur Menjadi Celah Perbaikan: Keterbatasan waktu pelatihan membuat peserta merasa pendalaman materi kurang maksimal. Selain itu, ketersediaan sinyal internet dan kelengkapan perangkat ajar menjadi titik penilaian terendah (4,27% menilai cukup lengkap/praktis).
π‘ REKOMENDASI PERBAIKAN
- π οΈ Perbaikan Sistem Instrumen Survei (Data Validation):
- Menerapkan input validation ketat pada formulir digital (misal: membatasi panjang karakter nama, format regex nama tanpa karakter berulang) untuk mencegah masukknya teks materi pada kolom identitas peserta.
- β° Optimalisasi Alokasi Durasi Pelatihan:
- Menambah alokasi Jam Pelajaran (JP) atau membagi pelatihan ke dalam beberapa tahapan (misal: Blended Learning), sehingga waktu diskusi kelompok dan sesi tanya jawab lebih terakomodasi tanpa terburu-buru.
- π Peningkatan Kualitas Aksesibilitas & Infrastruktur:
- Menyediakan jaringan Wi-Fi/penguat sinyal yang memadai di lokasi pelatihan atau menyediakan modul/media yang dapat diakses secara offline untuk mengatasi kendala internet.
- π² Pengembangan Pendampingan Berkelanjutan (Post-Training):
- Melakukan pemantauan lanjutan (kunjungan observasi ke sekolah) serta mengoptimalkan media sosial/platform digital sebagai wadah sharing pengalaman antar guru secara bertahap (triwulanan).
- πΊοΈ Pemerataan Cakupan Peserta Wilayah:
- Melakukan pendaftaran dan diseminasi secara lebih masif ke kabupaten/kota lain yang masih bernilai 0 responden (Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Kotawaringin Barat, dan Palangka Raya).