Pemantauan/Supervisi Pelaksanaan Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Mahir Tahap Magang 2

Luring (SDN Tewang Karangan, SMP Negeri 4 Selat, SDN 5 Melayu, SMPN 3 Montalat, SDN 9 Buntok, SDN 2 Tumbang Talaken, SDIT Cendekia, SD Negeri - 1 Sungai Hijau, SKH 1 Palangka Raya)

14 Ags 2026

Rekap Hasil Wawancara Mendalam dengan Dinas Pendidikan


Total: 3 Responden
1 Nama Narasumber
  • "Siti Rania Putri Arapat"
  • "FRIEDERRICH HANSER"
  • "Eva Sondang Saragih, S.ST., M.Pd."
2 Jabatan
  • "Konselor SDM"
  • "Penelaah Teknis Kebijakan"
  • "Kasi PAUD dan DIKMAS"
3 Dinas Pendidikan
  • "Disdik kab. Barito Utara"
  • "Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan"
  • "Kab. Kapuas"
4 Nomor Telepon
  • "081294087045"
  • "082240214322"
  • "081349749735"
5 Tanggal wawancara
  • "2026-08-14"
  • "2026-08-14"
  • "2026-08-14"
6 Petugas pemantauan dan evaluasi
  • "NANANG FAHRURRAZI"
  • "Karles,S.Pd"
  • "Syamsuri"
7 UPT
8 Sejauh mana pemilihan peserta mempertimbangkan kebutuhan layanan inklusif di daerah?
  • "Pemilihan peserta mempertimbangkan kebutuhan daerah, terutama sekolah yang memiliki atau berpotensi melayani peserta didik berkebutuhan khusus. Peserta diprioritaskan agar hasil pelatihan dapat mendukung peningkatan layanan pendidikan inklusif di sekolah."
  • "Dengan memperhatikan jumlah PDPD di sekolah"
  • "Di Kab. Kapuas masih banyak PDPD sehingga membutuhkan guru yang kompeten untuk melayani PDPD di sekolah masing-masing dengan maksimal"
9 Bagaimana kesiapan sekolah dan guru dalam mendukung pelaksanaan magang?
  • "Sekolah mempersiapkan kegiatan magang melalui koordinasi antara kepala sekolah, guru pendamping, dan peserta magang. Sekolah menyiapkan jadwal kegiatan, ruang yang digunakan, serta guru yang akan mendampingi selama proses magang. Guru juga diberi informasi mengenai tujuan dan kegiatan yang akan dilakukan agar dapat menyesuaikan dengan pembelajaran di kelas. Selain itu, sekolah mengatur agar kegiatan magang tidak mengganggu proses belajar mengajar. Secara umum, persiapan dilakukan dengan baik dan pihak sekolah terbuka terhadap kehadiran peserta magang."
  • "Sekolah sudah mempersiapkans segala keperluan untuk pelaksanaan magang Bagi guru pendamping magang sudah pernah membimbing peserta didik berkebutuhan khusus"
  • "Sekolah memberikan fasilitas dan support kepada penyelenggaraan pelatihan inklusif tingkat mahir dengan sungguh-sungguh"
10 Bagaimana rencana penempatan lulusan pelatihan di Unit Layanan Disabilitas (ULD)?
  • "Tantangan sekolah dalam menerima peserta magang terutama menyesuaikan jadwal magang dengan kegiatan sekolah yang sudah berjalan. Guru juga perlu membagi waktu antara mengajar, mendampingi murid, dan memberikan arahan kepada peserta magang. Selain itu, kondisi dan kebutuhan murid yang beragam membutuhkan penyesuaian dalam kegiatan pendampingan. Namun, tantangan tersebut dapat diatasi melalui komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik antara pihak sekolah, guru pendamping, dan peserta magang."
  • "Rencananya apabila ada kegiatan yang berhubungan dengan Pendidikan Iklusif maka lulusan pelatihan akan diminta untuk ikut membantu membimbing, karena saat ini belum ada guru yang di tempatkan di ULD terkendala jarak tempat bekerja dengan ULD"
  • "sementara ULD masih tahap penyelesaian administrasi dan SK bupati. peraturan yang sudah ada tinggal menunggu proses pembentukan ULD"
11 Bentuk dukungan apa yang diberikan dari Dinas Pendidikan selama dan setelah pelatihan?
  • "Secara umum tidak ada hambatan teknis yang berarti terkait jadwal, ruang kelas, maupun ketersediaan guru. Sekolah dapat menyesuaikan jadwal dan menyediakan ruang serta guru pendamping sesuai kebutuhan. Jika ada perubahan kegiatan, pihak sekolah melakukan koordinasi terlebih dahulu agar kegiatan magang tetap berjalan lancar."
  • "Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan memfasilitasi kegiatan pelatihan antara pihak BGTK dan peserta magang maupun pihak sekolah dan guru pendamping"
  • "Memberikan motivasi dan support untuk melaksanakan tugas dan amanah dalam melayani PDPD di sekolah masing-masing agar siswa fokus dan meraih prestasi seperti siswa reguler"
12 Apa saja kendala yang dihadapi dalam pemberian rekomendasi, penentuan magang, dan rencana penempatan lulusan?
  • "Saran untuk ke depan, jadwal dan pembagian kegiatan magang sebaiknya disampaikan lebih awal dan dibuat lebih terstruktur agar sekolah dan guru dapat mempersiapkan kegiatan dengan baik. Selain itu, komunikasi antara peserta magang, guru pendamping, dan pihak terkait perlu terus dijaga, terutama jika ada perubahan jadwal atau kegiatan."
  • "Untuk pemberian rekomendasi dan penentuan magang tidak ada kendala Rencana penempatan lulusan belum dilakukan koordinasi dengan pimpinan"
  • "berjalan baik dan tidak ada kendala"
13 Mohon diceritakan pengalaman berkoordinasi dengan UPT Kemendikdasmen. Apa tantangan dan kendalanya?
  • ""Koordinasi terjalin dengan baik dan lancar melalui komunikasi yang intensif. Tantangan di lapangan lebih kepada penyesuaian regulasi teknis serta penyamaan persepsi terkait pelaksanaan magang agar sesuai dengan kondisi realitas sekolah di daerah.""
  • "Pengalaman selama berkoordinasi dengan UPT Kemendikdasmen sampai saat ini lancar dan tidak terdapat kendala"
  • "lancar dan selalu membantu apabila ada hal yang kurang dipahami"
14 Apa rekomendasi dari Dinas Pendidikan untuk perbaikan dan keberlanjutan program pelatihan ini?
  • ""Merekomendasikan penambahan kuota peserta dari berbagai sekolah reguler, penguatan sinergi antara Dinas Pendidikan dan UPT sejak tahap perencanaan, serta pembentukan forum/komunitas praktisi guru inklusif di daerah sebagai wadah berbagi praktik baik secara berkesinambungan.""
  • "Semoga kedepannya akan lebih banyak lagi guru- guru yang dipanggil untuk mengikuti Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Mahir sehingga peserta didik yang teridentifikasi disabilitas dapat segera di tangani"
  • "dinas mengharapkan agar pelatihan pensfi mahir dilanjutkan karena masih banyak guru biasa yang siap melayani siswa PDPDP di satuan pendidikan"

Kesimpulan dari AI

Belum ada analisis