3
Peserta magang hadir tepat waktu dan mengikuti jadwal magang harian dengan konsisten
4
Sekolah menyediakan akses ruang kelas yang terdapat Peserta Didik Penyandang Disabilitas (PDPD) untuk observasi sesuai jadwal
5
Guru kelas/koordinator tersedia dan kooperatif ketika diwawancarai peserta magang
6
Sekolah menyediakan ruang untuk diskusi antara guru pendamping magang dengan peserta. Sebutkan Ruangannya.
"RUANG KELAS"
"Ia Sekolah menyediakan ruang diskusi antara guru pendamping magang dengan peserta yang dilaksanakan di ruang kantor admin istrasi SDN Tewang Karangan"
"Ruang Kantor"
"Ada, Sekolah menyiapkan ruang tata boga sebagai tempat pertemuan guru pendamping dan peserta untuk melakukan diskusi dan refleksi setelah selesai kegiatan"
"Ruang Chromebook"
7
Guru pendamping magang hadir mendampingi peserta pada kegiatan utama (observasi, wawancara dan diskusi)
8
Guru pendamping magang memberikan arahan teknis yang jelas mengenai aktivitas harian peserta
9
Guru pendamping magang berkoordinasi rutin dengan fasilitator terkait progres peserta
10
Guru pendamping magang memfasilitasi pemecahan kendala teknis yang muncul selama magang
11
Terdapat media pembelajaran bagi PDPD di sekolah magang
12
Terdapat modifikasi kurikulum bagi PDPD di sekolah magang.
13
Sarana dan prasarana sekolah magang sudah ramah dan menunjang bagi PDPD
14
Mohon diamati kejadian yang paling menonjol/mengesankan. Hubungan peserta magang dengan guru pendamping magang selama proses magang. Ceritakan dengan singkat
""Hubungan antara peserta magang dan guru pendamping berjalan sangat kooperatif dan interaktif. Guru pendamping secara aktif memberikan arahan serta memfasilitasi diskusi terkait pembelajaran inklusif, sementara peserta magang menunjukkan sikap antusias dan proaktif.""
"Hubungan antara peserta magang dengan pendamping magang sangat kolaboratif dan interaktif, begitu juga dengan kepala sekolah tempat magang"
"Guru magang, guru pendamping, guru kelas, kepala sekolah, dan orang tua murid selalu melakukan kolaborasi dan diskusi tentang siswa yang berkebutuhan khusus"
"Kejadian yang paling menonjol adalah hubungan peserta magang dengan guru pendamping yang sangat baik dan terbuka. Peserta aktif bertanya, berdiskusi, dan menerima arahan dari guru pendamping. Peserta juga berinisiatif berinteraksi dengan guru lain untuk menambah pengalaman dan pemahaman tentang pendidikan inklusif. Suasana selama magang terasa akrab, kolaboratif, dan saling belajar."
"Selalu terjalin komunikasi dan kolaborasi selama magang dengan baik, selalu diberikan dukungan dan bimbingan selama kegiatan, serta difasilitasi dalam melaksanakan kegiatan harian seperti snack, ruang diskusi, dan motivasi"