Berita

Publikasi - Berita


Kembali ke Beranda
webinar-pendampingan-implementasi-kurikulum-merdeka-ikm-satuan-pendidikan-dalam-pemanfaatan-platform-merdeka-mengajar

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Webinar Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Satuan Pendidikan Dalam Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar

Menjelang dibukanya tahun ajaran baru, Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan Webinar Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Satuan Pendidikan dalam Pemanfataan Platform Merdeka Mengajar. Diadakan selama 4 hari mulai dari tanggal 23 – 27 Juni 2022, kegiatan ini menyasar kepala sekolah, guru dan operator sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD, SLTP, SLTA/SMK dan SLB. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait kurikulum merdeka dan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar pada satuan pendidikan. Diharapkan setelah kegiatan ini, akan semakin banyak pendidik dan tenaga kependidikan yang mengadopsi kurikulum merdeka dan menggunakan platform merdeka mengajar di satuan pendidikannya masing-masing. Mengingat wilayah Kalimantan Tengah termasuk dalam kategori yang rendah dalam pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar.Adapun yang menjadi narasumber adalah Widyaprada Ahli Madya Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah, antara lain, Ety Ariani, S.Pd., Drs. Elli, dan Garianto, S.Pd. Dalam paparannya, Garianto menyampaikan alasan kenapa kurikulum di Indonesia sering berubah dan bagaimana kurikulum merdeka diimplementasikan di satuan pendidikan. Ditambahkan juga oleh Ety Ariani dalam paparannya terkait penggunaan platform merdeka mengajar, mulai dari proses masuk dan pengenalan fitur-fitur yang terdapat dalam aplikasi tersebut, hingga sampai pengunggahan bukti karya ke dalam aplikasi.Melalui kegiatan ini diharapkan pendidik dan tenaga kependidikan dapat memiliki gambaran terkait pengimplementasian kurikulum merdeka yang pada bulan Juli tahun 2022 akan memasuki tahun ajaran baru.

pisah-sambut-kepala-bp-paud-dikmas-dan-kepala-bgp-provinsi-kalimantan-tengah

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Pisah Sambut Kepala BP PAUD Dikmas dan Kepala BGP Provinsi Kalimantan Tengah

Selasa, 10 Mei 2022 diselenggarakan kegiatan Pisah Sambut Kepala BP PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Tengah, Aunur Rahman, S.Pd., M.Si., dengan Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah, I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, Aunur Rahman menyampaikan permohonan maaf dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pegawai selama menjabat sebagai Kepala BP PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Tengah sejak bergabung pada 1 Juli 2021 sampai dengan 25 April 2022.Dalam kesempatan tersebut pula, Kepala BGP Provinsi Kalimantan Tengah, I Ketut Sukajaya, memaparkan terkait apa itu Balai Guru Penggerak serta tugas dan fungsinya. Diharapkan setelah proses penyusunan anggaran Balai Guru Penggerak selesai disusun, seluruh kegiatan bisa langsung dilaksanakan dengan baik dan selesai pada waktunya.  I Ketut Sukajaya sebelumnya adalah Widyaprada Ahli Madya dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Tengah (sekarang bernama BPMP Provinsi Kalimantan Tengah). Beliau sering terlibat aktif dalam kegiatan Kementerian, utamanya terkait dengan Program Sekolah Penggerak. Sedangkan Aunur Rahman sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha BP PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Barat. Dan saat ini beliau menjabat sebagai Widyaprada Ahli Muda Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah. Semoga dengan posisi atau jabatan yang baru ini dapat membawa pendidikan, utamanya di Kalimantan Tengah menjadi lebih maju dan berkualitas.

bp-paud-dan-dikmas-provinsi-kalimantan-tengah-resmi-berganti-nama

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

BP PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Tengah Resmi Berganti Nama

Terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 14 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Guru Penggerak dan Balai Guru Penggerak serta dengan dilantiknya Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah, I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd. pada tanggal 25 Juni 2022, maka Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi berganti nama menjadi Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa Balai Guru Penggerak yang selanjutnya disingkat BGP adalah unit pelaksana teknis setingkat eselon III.a dan IV.a di bidang pengembangan dan pemberdayaan guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah. Berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, BGP memiliki fungsi: pelaksanaan pemetaan kompetensi guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah;pengembangan model peningkatan kompetensi guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah;pelaksanaan peningkatan kompetensi guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah;pelaksanaan fasilitasi peningkatan kompetensi guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah; pelaksanaan supervisi peningkatan kompetensi guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah;pelaksanaan pemantauan dan evaluasi pengembangan dan pemberdayaan guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah;pelaksanaan kemitraan di bidang pengembangan dan pemberdayaan guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah; danpelaksanaan urusan administrasi.Dilihat dari susunan organisasinya, BGP Provinsi Kalimantan Tengah terdiri atas kepala, kepala subbagian umum dan kelompok jabatan fungsional. Terdapat tiga program utama Kemendikbudristek yang dibebankan kepada BGP, yaitu:Program Sekolah Penggerak. Program ini merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju dari kondisi sebelumnya.Program Guru Penggerak. Merupakan program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak.Implementasi Kurikulum Merdeka. Adalah bentuk fasilitasi Kemendikbudristek yang ditujukan kepada Ibu bapak guru, para kepala sekolah, kepala madrasah, dan kepala PKBM dalam mempersiapkan keterlibatannya pada Kurikulum Merdeka.Diharapkan melalui program utama tersebut bisa mencapai visi pendidikan Indonesia yaitu mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.