Berita

Publikasi - Berita


Kembali ke Beranda
webinar-implementasi-kurikulum-merdeka-dalam-pemanfaatan-platform-merdeka-mengajar-bagi-pengawas-sekolah-tahun-2022

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Webinar Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Bagi Pengawas Sekolah Tahun 2022

Selasa, 23 Agustus 2022.Kegiatan Webinar Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Bagi Pengawas Sekolah Tahun 2022 yang diselenggarakan secara daring ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Katingan. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 - 12.00 WIB ini menyasar pengawas sekolah yang ada di provinsi Kalimantan Tengah yang diharapkan nantinya setelah selesai kegiatan dapat memfasilitasi sekolah-sekolah di wilayah kerjanya terkait dengan bagaimana mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di sekolah, khususnya tentang bagaimana memanfaatkan platform Merdeka Mengajar dalam kegiatan belajar mengajar.  Adapun yang menjadi narasumber adalah 1. Anang Mulyana, Pengawas Sekolah Madya Disdik Provinsi Kalimantan Tengah, 2. Juliana, Head of Program Putera Sampoerna Foundation, 3. Andrie Safargi, Development Staff PT. TMMIN4. Hasiholan Yusuf, Pengembang Teknologi Pembelajaran BGP Kalimantan Tengah.

peringatan-hut-ke-77-republik-indonesia

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia

Rabu, 17 Agustus 2022. Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-77 tahun di Balai Guru Penggerak Kalimantan Tengah. Upacara diikuti oleh seluruh staff, Widyaprada dan PTP di lingkungan Balai Guru Penggerak Kalimantan Tengah. Upacara dilaksanakan secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.Kepala Balai Guru Penggerak Kalimantan Tengah I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd bertindak sebagai Pemimpin Upacara yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam rangka peringatan HUT RI ke-77. Seyogyanya upacara dilaksanakan di lapangan Balai Guru Penggerak Kalimantan Tengah, namun karena terkendala cuaca pelaksanaan upacara dialihkan ke aula Balai Guru Penggerak Kalimantan Tengah.Dirgahayu Republik Indonesia. "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat".

kepala-bgp-kalimantan-tengah-mendampingi-direktur-paud-melakukan-audiensi-dengan-pemerintah-kabupaten-kapuas

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Kepala BGP Kalimantan Tengah Mendampingi Direktur PAUD Melakukan Audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas

Senin, 25 Juli 2022, Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd. mendampingi Plt. Direktur PAUD Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Dr. Arman Agung, M.Pd. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peninjauan pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) satuan pendidikan di Kabupaten Kapuas dan audiensi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas yang diwakili oleh Wakil Bupati Drs. H. M. Nafiah Ibror, M.M.Adapun perwakilan satuan pendidikan yang ditinjau antara lain TK Al Abror dan SMK Negeri 1 Kapuas. Kedua satuan pendidikan tersebut dipilih karena telah melaksanakan Kurikulum Merdeka jalur Mandiri Berbagi dan Mandiri Berubah.Dalam kesempatan ini Plt. Direktur PAUD Dr. Arman Agung, M.Pd., memberikan arahan terkait beberapa hal salah satunya mengenai miskonsepsi penerapan Kurikulum Merdeka."Miskonsepsi yang terjadi bahwa mengakses merdeka belajar harus ada teknologi seperti laptop padahal tidak. Dengan gadget yg kita pegang saja kita bisa mengunduh dan menggunakan aplikasi PMM. Jangan tersekat dengan pengistilahan karena sesungguhnya kurikulum merdeka adalah pelaksanaan. Jika terpaksa tidak ada jaringan akan diberikan flasdisk yang berisi segala sesuatu yang ada di platform merdeka mengajar". Ujar Arman AgungPemerintah Daerah Kabupaten Kapuas melalui Wakil Bupati Kabupaten Kapuas memberikan dukungan penuh terhadap penerapan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan di Kabupaten Kapuas. 

kunjungan-bgp-kalteng-ke-sdn-1-menteng-palangka-raya

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Kunjungan BGP Kalteng ke SDN 1 Menteng Palangka Raya

Jum’at, 22 Juli 2022, Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd bersama Tim melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring penerapan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Sekolah Penggerak (PSP) di SD Negeri 1 Menteng Kota Palangka Raya. Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd dalam kesempatan ini menyampaikan arahan, motivasi dan informasi terkait dengan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam hal ini Program Sekolah Penggerak (PSP). Seperti keuntungan yang akan didapatkan sekolah ketika menjadi bagian dari Program Sekolah Penggera (PSP) serta berdiskusi terkait dengan kendala yang dialami selama proses menjadi sekolah penggerak.Dalam kegiatan ini SD Negeri 1 Menteng melalui Kepala Sekolah Denny menyampaikan alasan satuan pendidikan SD Negeri 1 Menteng dalam mengikuti Program Sekolah Penggerak (PSP) adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SD Negeri 1 Menteng, selain itu juga untuk berbagi pengalaman dengan rekan pendidik diseluruh Indonesia terkait dengan pelaksanaan Kurikulum Merdeka.“Kurikulum Merdeka itu menyenangkan karena berbasis pada karakteristik sekolah dan peserta didik di masing-masing satuan pendidikan dan mengajak siswa untuk berinovasi. Berikutnya , kami ingin mengembangkan kekuatan dari profil pelajar pancasila karena kota Palangka Raya terkenal dengan bumi Pancasila.” Ujar Denny.Dalam penerapan profil pelajar pancasila SD Negeri 1 Menteng telah melaksanakan projek berupa pemiliahan sampah. Dalam pelaksanaan projek ini para siswa diminta untuk melakukan pemilahan sampah dan selanjutnya akan dimanfaatkan kembali.

kunjungan-bgp-kalteng-ke-tk-sinar-surya-palangka-raya

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Kunjungan BGP Kalteng ke TK Sinar Surya Palangka Raya

Jum’at, 22 Juli 2022, Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd bersama Tim melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring penerapan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Sekolah Penggerak (PSP) di TK Sinar Surya Kota Palangka Raya.Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd dalam kesempatan ini menyampaikan arahan, motivasi dan informasi terkait dengan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam hal ini Program Sekolah Penggerak (PSP). Seperti keuntungan yang akan didapatkan sekolah ketika menjadi bagian dari Program Sekolah Penggera (PSP) serta berdiskusi terkait dengan kendala yang dialami selama proses menjadi sekolah penggerak.Dalam kegiatan ini TK Sinar Surya melalui Kepala Sekolah Resi Binawati menyampaikan bahwa manfaat mengikuti sekolah penggerak sangat baik. Seperti, guru diberikan pelatihan terkait pengembangan diri sebagai pendidik. Selain itu, setelah menjadi sekolah penggerak TK Sinar Surya memiliki program Sabtu Berbagi dimana program ini merupakan program berberbagi antar pendidik di TK Sinar Surya untuk berdiskusi terkait dengan pelaksanakan Kurikulum Merdeka, aktivasi akun belajar.id dan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar.Resi Binawati menjelaskan bahwa ketika satuan pendidikan mengikuti Program Sekolah Penggerak (PSP) maka akan diberikan intervensi berupa fasilitas yang disediakan oleh pemerintah seperti dalam bentuk bantuan dana untuk pengembangan sumber daya manusia, digitalisasi sekolah dan peningkatan fasilitas sekolah.

kunjungan-bgp-kalteng-ke-sdn-8-palangka

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Kunjungan BGP Kalteng ke SDN 8 Palangka

Balai Guru Penggerak Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja di SD Negeri 8 Palangka Kota Palangka Raya pada hari Kamis, 21 Juli 2022. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memonitoring pelaksanaan Program Sekolah Penggerak (PSP) di satuan pendidikan di kota Palangka Raya.SD Negeri 8 Palangka merupakan salah satu sekolah yang sedang melaksanakan Sekolah Penggerak di Kota Palangka Raya untuk mengembangkan kurikulum merdeka.Dalam kesempatan ini SD Negeri 8 Palangka diwakilkan oleh Kepala Sekolah Eny Oktavia menyatakan bahwa dalam pelaksanaan program sekolah penggerak SD Negeri 8 Palangka dilakukan dengan tujuan untuk menjadi sekolah yang maju mengarah ke suatu perubahan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. “Kunci keberhasilan dalam proses pelaksanaan sekolah penggerak adalah adanya semangat dari guru yang mau bergerak, bekerja sama, untuk menyatukan pemahaman dan mau mengadaptasi kurikulum merdeka khususnya di SDN 8 Palangka”. Ujar EnyPesan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SD N 8 Palangka adalah bahwa dalam penerapan kurikulum merdeka merupakan jawaban yang esensial dalam mengembangkan satuan pendidikan di lingkungan kita. Oleh karena itu, Eny mengajak kepada seluruh Kepala Sekolah dan Guru di seluruh Indonesia untuk ikut serta dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan masing-masing.

kunjungan-bgp-kalimantan-tengah-ke-smp-it-al-ghazali-palangka-raya

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Kunjungan BGP Kalimantan Tengah ke SMP IT Al-Ghazali Palangka Raya

Kegiatan kunjungan kerja Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah dalam rangka monitoring pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada satuan pendidikan di kota Palangka Raya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Juli 2022, dan diikuti oleh Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah, I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd bersama tim.Dalam kunjungannya memberikan arahan dan motivasi kepada satuan pendidikan yang sedang melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka dalam hal ini SMP IT Al Ghazali Kota Palangka Raya.Sebagai perwakilan dari SMP IT Al Ghazali yaitu Kepala Sekolah SMP IT Al Ghazali Umar Iskandar menjelaskan bahwa SMP IT Al Ghazali merupakan salah satu sekolah penggerak di Kota Palangka Raya. Umar Iskandar menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program sekolah penggerak sekolah sudah mengimbaskan beberapa materi kepada guru untuk nantinya dapat memimpin pembelajaran dikelas terutama pada Profil Pelajar Pancasila. Misalnya, terkait dengan projek tentang pengelolaan botol yang diambil dari kolaborasi beberapa mata pelajaran dan juga melihat nilai profil pelajar pancasila yaitu bekerja sama dengan tim.Dijelaskan lebih lanjut bahwa dalam penerapan kurikulum merdeka di SMP IT Al Ghazali telah melakukan praktik baik yaitu telah membuat berbagai macam praktik dalam pengolahan bahan makanan misalnya membuat telor asin rasa pedas dimana ini merupakan sebuah inovasi. Selain proses pembuatan, peserta didik diminta untuk membuat konsep terkait dengan kemasan yang akan digunakan untuk produk serta memasarkan produk yang mereka buat. Dalam hal ini peserta didik tidak hanya mendapatkan pelajaran terkait dengan kerjasama kelompok, namun juga belajar tentang berwirausaha. Selain itu juga projek terkait dengan hidroponik dan produksi ikan.

kunjungan-bgp-kalteng-ke-smp-golden-christian-school-kota-palangka-raya

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Kunjungan BGP Kalteng ke SMP Golden Christian School kota Palangka Raya

Rabu, 20 Juli 2022. Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah Bersama Tim melakukan kunjungan kerja ke SMP Golden Christian School Kota Palangka Raya. Kegiatan kali ini dilakukan dalam rangka memonitoring pelaksanaan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan di Kota Palangka Raya. SMP Golden Christian School dipilih karena sudah memilih menggunakan Kurikulum Merdeka Mandiri Berbagi untuk acuan pembelajaran yang dipakai.Dalam kegiatan ini SMP Golden Christian School yang diwakilkan oleh Kepala Sekolah Rendi Hanoko Cesario mengatakan bahwa dalam penerapan Kurikulum Merdeka jalur Mandiri Berbagi ini Guru dapat meninjau kembali kebutuhan sekolah dan menelaah kebijakan yang ada serta menyesuaikan dengan sekolah masing masing. SMP Golden Christian School memilih Kurikulum Merdeka jalur Mandiri Berbagi karena sesuai dengan proses pembelajaran yang selama ini digunakan.Dalam kesempatan ini Kepala Balai Guru Penggerak I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Si memberikan arahan, dukungan dan meluruskan miskonsepsi terkait dengan pelaksanaan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan. Selain itu, I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd memberikan informasi terkait dengan apabila guru atau kepala sekolah membutuhkan informasi terkait dengan penerapan Kurikulum Merdeka dapat menghubungi Balai Guru Penggerak Kalimantan Tengah untuk sama sama berkoordinasi dan bersinergi sehingga dapat mensukseskan penerapan Kurikulum Merdeka.

kunjungan-bgp-kalteng-ke-smpn-2-palangka-raya

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Kunjungan BGP Kalteng ke SMPN 2 Palangka Raya

Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah telah melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) disatuan pendidikan Kota Palangka Raya yaitu di SMP Negeri 2 Palangka Raya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah bersama dengan tim pada tanggal 20 Juli 2022.Dalam kegiatan ini Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Palangka Raya, Muhamad Ahmadi mengatakan bahwa Kurikulum Merdeka dapat menjadikan meningkatkan potensi minat dan bakat yang ada pada peserta didik. SMP Negeri 2 Palangka Raya dalam rangka mempersiapan penerapan kurikulum merdeka sudah memberikan fasilitas kepada guru antara lain workshop terutama guru kelas VII. Guru-Guru di SMP Negeri 2 Palangka Raya diberikan pelatihan terkait dengan pembuatan program, serta merancang profile projek untuk para peserta didik.SMP Negeri 2 Palangka Raya sangat mendukung penerapan kurikulum merdeka hal ini dikarenakan dalam kurikulum ini menekankan penggalian potensi pada peserta didik sehingga tidak memberikan tekanan kepada para peserta didik. 

kunjungan-bgp-kalteng-ke-sd-it-sahabat-alam-palangka-raya

Muhammad Fikri Aminuddin, S.Kom.

Kunjungan BGP Kalteng ke SD IT Sahabat Alam Palangka Raya

Rabu, 20 Juli 2022, Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan di Kota Palangka Raya. Sekolah pertama yang dikunjungi oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Tengah adalah Sekolah Dasar Islam Terpadu Sahabat Alam kota Palangka Raya. Dalam kesempatan ini perwakilan dari SD IT Sahabat Alam yang diwakilkan oleh Dudut Ungie sebagai Kepala Sekolah dan Anisa Sofa Fitriah sebagai guru. Dudut mengungkapkan bahwa SD IT Sahabat Alam telah mendaftarkan diri sebagai sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka Berbagi. “Pada program kurikulum merdeka, SD IT Sahabat Alam memilih untuk menerapkan kurikulum merdeka berbagi. Hal ini dikarenakan secara esensi kami memiliki kesesuaian dengan apa yang menjadi program Mas Menteri”. Ujar Dudut UngieDijelaskan lebih lanjut bahwa SD IT Sahabat Alam ini mengambil konsep sekolah inklusi dimana tahap pembelajarannya siswa-siswi diberikan kebebasan untuk memilih dan untuk belajar. Sedangkan guru menyesuaikan pembelajaran dengan tahap kemampuan anak. Anisa Sofa juga menjelaskan bahwa dengan diterapkan kurikulum merdeka memudahkan guru dalam merancang proses pembelajar. Selain itu juga mengurangi beban kerja guru karena secara nyata kurikulum merdeka ini terasa manfaatnya.Penerapan Kurikulum Merdeka yang sudah berjalan dengan baik di SD IT Sahabat Alam diharapkan dapat dibagikan ke sekolah yang lain. Mengingat kurikulum yang dipilih adalah Mandiri Berbagi sehingga diharapkan dapat berbagi baik dengan sekolah lain.